Pengertian, Struktur, Jenis dan Bentuk Kromosom

Pengertian, Struktur, Jenis dan Bentuk Kromosom – Kromosom adalah kumpulan dari DNA yang terletak di dalam nukleus hampir setiap sel dalam tubuh manusia. Manusia memiliki 23 pasang kromosom.

Berikut fakta-fakta terkait kromosom:

  • Pada sel hewan dan tumbuhan, DNA dikemas dengan rapat dalam bentuk mirip benang. Berbeda dengan bakteri dimana DNA yang dimiliki mengapung bebas di sekitar sel.
  • Satu sel DNA dibungkus berkali-kali di dalam protein yang disebut histon untuk membentuk struktur yang disebut nukleosom.
  • Nukleosom ini kemudian bersatu membentuk struktur baru bernama kromatin.
  • Kromatin lalu disatukan lagi membentuk kromosom penuh.
  • Setiap kromosom memiliki dua lengan pendek (lengan p), dua lengan yang lebih panjang (lengan q), dan sentromer.
  • Manusia memiliki 23 pasang kromosom, sebagian dari ayah sebagiannya lagi berasal dari ibu.
  • Dari 23 pasangan ini, satu pasang terakhirlah yang menentukan jenis kelamin kita (XY untuk laki-laki atau XX untuk perempuan).
  • 22 pasang lainnya disebut autosom dan tidak ada perbedaan pada laki-laki dengan perempuan.
  • DNA yang menyusun masing-masing kromosom mengandung ribuan gen.
  • Di ujung masing-masing kromosom terdapat bagian dari DNA yang disebut telomer.
  • Telomer melindungi ujung kromosom selam replikasi DNA dengan membentuk seperti bentuk topi.

Struktur Kromosom

Kromosom memiliki struktur yang telah dipelajari oleh para ilmuwan. Berikut fakta-fakta mengenai struktur kromosom:

  • Dalam sel eukariotik, kromosom terdiri dari satu molekul DNA dengan banyak salinan berupa 5 jenis histon.
  • Histon ialah molekul protein dan kaya akan residu lisin & arginin, mereka bermuatan positif. Oleh karena itu mereka terikat dengan fosfat yang bermuatan negatif dalam urutan DNA.
  • Sejumlah kecil protein non-histon juga ada, sebagian besar merupakan faktor transkripsi. Faktor transkripsi mengatur bagian DNA mana yang akan ditranskripsi menjadi RNA.
  • Selama sebagian besar siklus hidup sel, kromosom memanjang dan tak dapat diamati melalui mikroskop.
  • Selama fase S dari siklus sel mitosis, kromosom digandakan.
  • Pada awal mitosis, kromosom digandakan dan mereka mulai mengembun menjadi struktur yang oendek yang bisa diamati dengan mudah melalui mikroskop.
  • Kromosom yang telah digandakan dan mengembun ini dikenal sebagai dyad.
  • Kromosom yang digandakan berada di wilayah sentromer.
  • Sentromer pada tubuh manusia terbuat dari sekitar 1-10 juta pasang basa DNA.
  • DNA dari sentromer kebanyakan perulangan dari urutan DNA.
  • Kromosom yang digandakan disebut kromatid kembar.
  • Kinetokor adalah titik perekatan untuk benang Spindel yang membantu memisahkan kromatid kembar saat proses mitosis berlanjut ke tahap anafase. Kinetokor ada 80 protein berbeda yang kompleks.

Jenis Kromosom

Kromosom memiliki 4 jenis utama yaitu metasentrik, submetasentrik, akrosentrik, dan telosentrik. Berikut adalah penjelasan dari keempat jenis-jenis kromosom tersebut:

  1. Kromosom Metasentrik

Jenis kromosom ini memiliki sentromer di pusatnya, sehingga kedua bagian memiliki panjang yang sama. Kromosom 1 dan kromosom 3 manusia berjenis ini.

  1. Kromosom Submetasentrik

Jenis kromosom ini memiliki sentromer yang sedikit diimbangi dari pusat yang mengarah sedikit asimetris dalam panjang dua bagian. Kromosom 4 hingga kromosom 12 manusia tergolong jenis ini.

  1. Kromosom Akrosentrik

Jenis kromosom ini memiliki sentromer yang sangat diimbangi dari pusat yang mengarah ke satu bagian yang sangat panjang tapi singkat. Kromosom 13, 15, 21, dan 22 manusia tergolong jenis ini.

  1. Kromosom Telosentrik

Jenis kromosom ini memiliki sentromer di ujung kromosom. Manusia tak memiliki jenis kromosom ini, tapi bisa dijumpai di spesies lain. Sebagai contoh yang memiliki jenis kromosom ini ialah tikus.

Bentuk Kromosom

Bentuk-bentuk kromosom dari keempat jenis yang telah disebutkan sebelumnya berbeda-beda. Berikut penjabaran dari bentuk-bentuk keempat jenis kromosom tersebut:

  1. Kromosom Metasentrik

Jenis kromosom yang memiliki lengan yang sama atau hampir serupa dengan bentuk menyerupai huruf V.

  1. Kromosom Submetasentrik

Jenis kromosom yang memiliki lengan tidak sama dengan bentuk menyerupai huruf L.

  1. Kromosom Akrosentrik

Jenis kromosom yang memiliki bentuk seperti batang serta memiliki lengan yang kecil atau bahkan tak terlihat.

  1. Kromosom Telosentrik

Jenis kromosom yang memiliki bentuk seperti batang juga, memiliki sentromer yang terletak di ujung proksimal.

Panjang kromosom bervariasi dari 1 µ hingga 30 µ. Ini tidak termasuk kromosom kelenjar saliva dari Diptera yang mungkin berukuran 2 mm dari ukuran kromosom biasanya.

Misalnya, kromosom Trillium ratusan kali lipat dari ukuran kromosom Madeola, genus yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Permisalan lainnya lalat Thumi memiliki DNA 27% lebih banyak dari burung merpati.

Baca Juga :

Satuan struktural dari setiap kromosom adalah DNA dan protein. Zat yang menyusun kromosom dikenal sebagai kromatin yang tersusun dari asam nukleat dan protein. Dua jenis asam nukleat itu ialah yang biasa kita kenal dengan DNA dan RNA.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *