Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Tujuan, dan Jenis Pidato

Pengertian Pidato : Tujuan, dan Jenis Pidato – Berpidato adalah kegiatan yang gampang gampang susah. Selain diperlukan kefasihan dalam berbicara ( retorika ), bodi language atau bahasa tubuh yang meliputi mimik dan gestur juga harus tepat.

Pengertian, Tujuan, dan Jenis Pidato

Pengertian, Tujuan, dan Jenis Pidato

Maka dari itu, tidak semua orang bisa pidato dengan baik sekalipun semuanya bisa berbicara diatas mimbar dengan berani dan percaya diri.

Baca Juga : Pengertian Negosiasi

Berani maju untuk berpidato tidak menjamin pidato yang diutarakan bagus. Sebaliknya, memiliki kemampuan retorika yang baik tetapi takut untuk berbicara di depan orang banyak, juga bisa membuat retorika tersebut tenggelam tidak ada yang mendengarkan.

Yang paling menunjang kegiatan berpidato adalah anda tidak hanya berani berbicara tetapi pembicaraan anda juga harus tertata, jelas, singkat dan alurnya tepat.

Nah, bagi anda yang ingin menjadi pembicara pidato yang baik, maka berikut ini kami berikan beberapa teori berpidato yang harus anda pahami terlebih dahulu.

Teori ini kami kemas dalam bentuk artikel yang berisi tentang pengertian, tujuan hingga jenis jenis pidato. Semoga ada manfaatnya untuk anda.

PENGERTIAN PIDATO

Pada dasarnya pidato adalah ucapan yang dilontarkan didepan orang banyak. Ucapan ini bisa berisi ajakan, nasehat atau sekadar menyampaikan informasi tentang suatu hal.

Pidato juga bisa berisi tentang ajakan, nasehat dan informasi yang diucapkan secara bersamaan untuk mengajak pendengar meresapi atau bahkan mengikuti dan mematuhi materi materi pidato yang telah disampaikan.

Pidato yang baik adalah pidato yang didalamnya berisi kalimat kalimat yang jelas yang bisa dimengerti oleh pendengar disesuaikan dengan kemampuan otak dan akademik mereka.

Maka dari itu, seorang orator atau siapapun yang berpidato harus menguasai berbagai trend bahasa baik bahasa asing, bahasa istilah, bahasa awam. Fungsinya adalah agar anda bisa berpidato sesuai dengan kemampuan otak dan akademik pendengarnya.

Jika pendengar lulusan SD tentu anda tidak boleh berpidato menggunakan bahasa bahasa ilmiah atau bahasa yang banyak mengandung istilah dan majas.

TUJUAN PIDATO

Tujuan orang melakukan pidato atau berbicara di depan khalayak ramai sangat banyak. Berikut ini kami list beberapa diantaranya yaitu  :

  1. Tujuan Memengaruhi

Orang yang berpidato mustahil jika keinginannya tidak untuk memengaruhi orang lain. Maka dari itu, kampanye politik yang merupakan  agenda sah untuk memengaruhi orang lain selalu meletakkan sesi sesi orator atau pidato didalamnya.

Dari pidato inilah akan terdengar visi dan misi calon yang membedakan dirinya dengan kontestan lain.

  1. Tujuan Informatif

Pidato dilakukan untuk memberikan informasi kepada umum. Biasanya informasi ini berupa hal baru yang tidak pernah dikonsumsi oleh masyarakat. Yang tergolong pada pidato jenis ini adalah pidato sosialisasi atau pidato yang dilakukan pada seminar seminar.

  1. Tujuan Hiburan

Ada beberapa pidato yang dikemas dengan bahasa bahasa jenaka dikolaborasikan dengan gerak dan gestur yang lucu. Fungsinya tetap memberikan informasi tetapi bukan temasuk tujuan inti.

Tujuan intinya adalah menghibur pendengar sehingga informasi yang masuk ke otak lebih bersahabat alias tidak dalam tekanan dan ketegangan syaraf.

  1. Tujuan Spirit

Tujuan spirit adalah pidato yang diucapkan kepada masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan semangat mereka di dalam melakukan sesuatu hal.

Pidato Ketua RT tentang kerja bakti ditujukan supaya masyarakat di daerahnya mau menjaga kebersihan lingkungan dengan kerja bakti setiap minggu.

Pidato orator di atas kendaraan ditujukan untuk meningkatkan semangat para demonstrator dalam memperjuangkan aspirasinya.

JENIS JENIS PIDATO

Jenis jenis pidato terbagi menjadi empat macam. Dari empat macam inilah, nantinya jenis pidato masih dipetakan lagi menjadi beberapa jenis yang berbeda.

  1. Pidato Impromptu

Pidato impromptu adalah pidato dadakan. Artinya pidato ini disampaikan oleh orator yang tidak siap. Akan tetapi, karena sang orator adalah orang yang berpengalaman maka dia masih bisa berpidato dengan baik dan benar.

Jika anda tidak siap untuk berpidato, lalu tiba tiba tuan rumah meminta anda untuk berpidato,  maka pidato yang anda sampaikan itulah yang disebut dengan pidato impromptu.

  1. Pidato Manuskrip

Pidato manuskrip sama dengan istilahnya adalah pidato yang menggunakan teks. Tehnik pidato ini ada dua yaitu membaca teks dari awal sampai akhir atau hanya membaca yang penting penting saja sedangkan sebagiannya murni dari kelihaian sang orator saat berbicara.

  1. Pidato Memoriter

Orang yang tidak menguasai materi, masih bisa berbicara didepan umum. Caranya adalah dengan menghafal. Jadi anda tinggal menulis seluruh kalimat yang akan anda sampaikan lalu dihafalkan. Setelah dirasa sudah hafal baru anda maju untuk berbicara di podium.

Pidato semacam ini tidak membutuhkan timbal balik dari pendengar. Kalau ada timbal balik atau ada suara suara asing saja, anda bisa lupa pada hafalan dan pidato anda menjadi rusak.

  1. Pidato Ekstemporer

Pidato ekstemporer adalah pidato yang paling elegan. Karena pada pidato ini sang orator tidak menggunakan teks dan juga tidak menghafal. Melainkan menulis garis garis besar materi lalu dikembangkan sendiri menurut isi pidato yang diharapkan.

Demikianlah pengertian, tujuan dan jenis jenis pidato. Selanjutnya terserah anda mau memilih gaya pidato yang mana yang hendak anda gunakan ketika anda dipasrahi tanggung jawab untuk berbicara di depan orang banyak.

Baca Juga : Pengertian Stratifikasi Sosial

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018