Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sentrosom

Diposting pada

Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sentrosom – Sentrosom, tentu masih banyak diantara kita yang belum tau apa itu Sentrosom dan fungsinya.

Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sentrosom
Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sentrosom

Sentrosom adalah sel yang memiliki fungsi aktif saat terjadinya pembelahan sel. Berada di dekat inti Sitoplasma, Sintrosom terdiri dari dua sentriol (organel sel yang mempunyai peranan dalam proses pembelahan sel yang mampu mengatur arah gerak kromosom) yang berorientasi secara tegak lurus satu sama lain.

Sentrosom ini hanya terdapat pada hewan karena pada tumbuhan fungsi sentrosom dilakukan oleh organel sel yang lain. Istilah Sentrosom ini pertama kali dikemukakan oleh Edouard Van Beneden yang adalah ilmuan dari Belgia pada tahun 1883.

Sentrosom hanya terletak di sitoplasma dekat dengan inti. Sitoplasma serat glondong mempunyai tiga tujuan, yaitu :

  1. Melampirkan beberapa kinektor dari angka 2 dengan yang tumbuh dari sentrosom berlawanan yang mengikat kinektor lain dari angka dua tersebut.
  2. Terus tumbuh dari dua sentrosom sampai mereka memperpanjang  antara satu sama lain pada wilayah tumpang tindih.
  3. Beberapa mengikat lengan kromosom.

Sentrosom memiliki fungsi untuk mempertahankan jumlah kromosom selama pembelahan sel. Selain itu, selama pembelahan sel juga terjadi replikasi DNA yang disertai dengan pemisahan sentrosom menjadi dua bagian dan masing-masing dari sentrosom tersebut memiliki satu Sentriol.

Kedua bagian tersebut berada atau menempel secara berlawanan dari intinya. Kemudian keduanya membentuk Spindle yang dapat terhubung satu sama lain dengan cara pembentukan serat gelendong.

Karena setiap sel memiliki kromosom, maka kromosom yang terdapat di dalam sel yang terbelah juga ikut memisahkan diri menjadi dua kromatid.

Salah satu dari kedua keomatid akan berhubungan dengan kutub utara, sedangkan yang satunya berhubungan dengan kutub selatan inti.  Selain itu, Sentrosom juga memiliki fungsi lain, yaitu:

  1. Sentrosom menjadi pusat produksi mikrotubulus dan struktur filament yang tipis dalam sel. Mikrotubulus sendiri adalah organel yang terdapat dalam sitoplasma dengan bentuk silinder panjang dan berongga dengan panjang yang beragam.
  2. Sentrosom memiliki peran yang besar untuk inisiasi sitokinesis atau pemisahan sel induk menjadi dua, karena tanpa adanya sentrosom maka sintokinesis tidak dapat memulai proses mitosis.
  3. Sintrosom akan mengatur lilia primer yang ada pada sel epitel ginjal, lapisan perut, penciuman, serta sel batang yang terdapat pada mata.

Sentrosom ini juga sangat dipengaruhi oleh Sentriol (struktur yang memiliki bentuk tabung dan terdapatdalam sel eukariota). Sentriol memiliki peran yang sangat penting pada saat pembelahan sel-sel yang terjadi pada hewan.

Selain itu Sentriol juga dapat membentuk sentrosom dan silia yang mempengaruhi gerakan tubuh maupun fungsi sensoriknya. Sentriol juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai berikut :

  1. Sebagai pengatur sentrosom.
  2. Ketika terjadi proses pembelahan sel, sentriol induk mampu untuk melahirkan pada bagian dalam membran sel plasma yang membentuk tubuh asal.
  3. Hampir semua jenis organel sel, tubuh basal dapat membentuk silia primer nonmotile.
  4. Pada sel yang memiliki flagella, sperma dan flagella juga berkembang dari tubuh basa tunggal.
  5. Sperma mempunyaitubuh basal sendiri saat sel telur tidak memilikinya.

Tubuh basa pada sperma mempunyai fungsi yang sangat penting dalam proses pembentukan sel strosom yang kemudian akan membentuk poros untuk proses pembagian zigot.

Baca Juga :

Demikian tadi hal-hal yang berkaitan dengan Sentrosom. Semoga melalui penjelasan diatas, pemahaman pembaca akan semakin bertambah mengenai Sentrosom.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *