Pengertian, Contoh dan Cara Penulisan Catatan Kaki

Diposting pada

Pengertian, Contoh dan Cara Penulisan Catatan Kaki – Bagi anda yang belum tahu mungkin akan mengira bahwa catatan kaki merupakan sebuah catatan yang berada di bawah kaki.

Pengertian, Contoh dan Cara Penulisan Catatan Kaki
Pengertian, Contoh dan Cara Penulisan Catatan Kaki

Anda jangan tertipu dengan istilah karena sebenarnya catatan kaki masih ada hubungannya dengan karya ilmiah atau sebuah karangan buku.

Catatan kaki merupakan sebuah catatan yang berada di bagian bawah pada halaman buku yang nantinya akan berguna di dalam memberikan penjelasan mengenai arti atau makna sebuah kata yang memang membutuhkan sebuah penjabaran atau penjelasan tertentu.

Selain itu, catatan kaki juga terkadang berisi informasi mengenai referensi atau sumber dari kata, frasa, atau bahkan kalimat yang digunakan di dalam buku atau karya ilmiah.

Berikut ini kami akan memberikan penjelasan yang lebih lengkap mengenai apa pengertian, contoh dan cara penulisan catatan kaki yang benar sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku di dalam menuliskan sebuah catatan kaki, baik yang ada pada karya ilmiah atau buku.

Baca Juga :

Pengertian Catatan Kaki

Catatan kaki atau yang juga dikenal dengan sebutkan footnote ini merupakan sebuah kata ketarangan khusus yang biasanya akan dibuat menjadi sebuah daftar yang mana kata tersebut akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai sebuah kata, frasa, atau mungkin juga istilah-istilah yang membuat banyak pembaca kurang begitu paham mengenai hal tesebut sehingga kemudian penjelasannya akan dijabarkan pada bagian bawah buku atau karya ilmiah.

Ada beberapa fungsi atau kegunaan dari pemberian catatan kaki, baik pada buku maupun juga ketika anda memberikan catatan kaki pada karya ilmiah. Beberapa dari fungsi tersebut antara lain:

  • Catatan kaki memiliki peran penting di dalam memberikan penjelasan atau uraian mengenai sumber dari sebuah kata yang dikutip oleh penulis atau pengarang karya ilmiah maupun juga buku. Tujuan dari pemberian catatan kaki tidak lain adalah untuk memudahkan para pembaca mengenai beberapa istilah yang mungkin bannyak yang belum mengetahuinya.
  • Catatan kaki berfungsi untuk memberikan penghargaan atau apresiasi mengenai kutipan atau referensi yang digunakan. Tujuannya adalah untuk memberikan wawasan kepada pembaca mengenai siapa atau berasal dari mana kutipan tersebut.
  • Catatan kaki juga berguna di dalam menunjukkan adanya atau sumber referensi lainnya yang tentunya akan sangat membantu pembaca di dalam mendaptkan ilmu pengetahuan yang lebih banyak lagi.

Cara Penulisan Catatan Kaki

Apakah anda sudah tahu bagaimana cara penulisan catatan kaki yang benar?

Dalam penulisan catatan kaki memang anda tidak bisa sembarangan karena semuanya  sudah ada aturannya masing-masing agar supaya catatan kaki yang anda buat bisa dimengerti oleh orang lain.

Adapun cara penulisan catatan kaki yang benar adalah seperti di bawah ini:

  • Penulisan catatan kaki harus dipisahkan dengan garis yang memiliki panjang kurang lebih 14 karakter jika dihitung dari margin yang ada di sebelah kiri dan harus berjarak 4 spasi jika dihitung dari teks maupun juga tulisan.
  • Catatan kaki harus ditulis dengan diketik atau juga bisa ditulis menggunakan 1 spasi dan jangan lupa juga untuk memberikan nomor.
  • Nomor yang anda tuliskan tersebut nantinya harus anda ketik yang jaraknya sebanyak 6 karakter jika dihitung dari margin sebelah kiri.
  • Jika catatan kaki anda ternyata lebih dari satu, maka yang harus anda lakukan adalah dengan memberikan jarak antar catatan kaki tersebut sebanyak jarak spasi yang ada pada teks.
  • Catatan kaki tersebut harus berjarak 3 centimeter jika dihitung dari margin bagian bawah, sama halnya dengan aturan yang ada pada penulisan teks.
  • Jika catatan kaki berupa nama orang yang jumlahnya antara dua sampai dengan tiga, maka anda harus tetap menuliskan semua nama pengarang tersebut. Dan jika ternyata nama pengarang tersebut berjumlah lebhi dari 3 orang, maka yang harus anda lakukan adalah hanya menulis nama pengarang yang ada di bagian pertama dan kemudian anda ikuti dengan menuliskan dkk atau et.al.
  • Jangan lupa untuk selalu menuliskan nama pengarang sesuai dengan nama asli dari pengarang tersebut, sehingga pangkat maupun juga gelar tidak perlu anda cantumkan juga.
  • Jika catatan kaki tersebut berupa judul buku atau sumber yang berasal dari buku, maka anda jangan lupa untuk memberikan garis bawah, namun jika anda mengetiknya melalui laptop atua komputer, maka cukup anda jadikan italic atau memberi garis miring.
  • Perlu anda tahu bahwa “ibid” berarti catatan kaki yang satu dengan yang lainnya memiliki keterangan yang mirip tanpa ada selingan dari catatan kaki yang lainnya. Dan penulisan catatan kaki tersebut hanya boleh anda lakukan jika berada di dalam satu halaman. Penulisan “ibid” itu sendiri nantinya harus dimiringkan atau diberi garis bawah.

Beberapa contoh catatan kaki adalah sebagai berikut:

  • Ihwan Setiawan, cara penulisan karya ilmiah yang benar, Pustaka Agung, Surabaya, 2008, hlm. 51.
  • Ahmad Subiyo, cara penulisan karya ilmiah yang benar, Pustaka Jaya, Jakarta, 2008, hlm. 31
  • Ibid, hal 51

Demikian informasi dari kami mengenai pengertian, contoh dan cara penulisan catatan kaki. Semoga bermanfaat.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *