Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawi – Tanaman sawi merupakan tanaman khas daerah tropis. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Tiongkok (China).
Di daerah ini sudah melakukan budidaya tanaman sawi sejak 2.500 tahun silam hingga saat ini sudah menyebar luas ke Filipina, Taiwan, hingga ke Indonesia.

Di Indonesia, tanaman sawi sendiri sudah dikenal pada abad ke 19. Hal tersebut terjadi karena adanya lintas perdagangan.
Sehingga, terdapat beberapa wilayah yang menjadi penyebaran tanaman sawi di Indonesia, meliputi Lembang, Pengalengan, Malang, Cipanas, Tosari, dan khususnya daerah yang berada pada ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga :
Tanaman sawi merupakan tanaman tahan panas sehingga membuatnya dapat tumbuh subur meskipun hidup di iklim tropis sekalipun. Tanaman ini pun menjadi salah satu komoditas holtikultura dan banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.
Selain dikarenakan memiliki rasa yang enak dan sedap, tanaman sawi memiliki banyak manfaat yang terkandung di dalamnya.
Beberapa manfaat tersebut adalah sebagai bahan penunjang terapi, memperlancar kinerja otak, meningkatkan sistem imun tubuh, menjaga dan merawat kesehatan gigi dan tulang, mencegah pembengkakan pada kelenjar tiroid, mencegah dan menurunkan resiko berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, kanker prostat, ginjal, paru-paru, dan kantung kemih.
Sederetan manfaat yang terkandung dalam tanaman sawi khususnya pada daun sawi tersebut tidak akan terlepas dari berbagai macam kandungan gizi. Beberapa kandungan tersebut dimuat dalam tabel berikut ini.
| Informasi Gizi | ||
| Ukuran Porsi: 100 gram (g) | ||
| per porsi | ||
| Kilojoule | 126 kj | |
| Kalori | 30 kkal | |
| Lemak | 0,42 g | |
| Lemak Jenuh | 0,055 g | |
| Lemak tak Jenuh Ganda | 0,201 g | |
| Lemak tak Jenuh Tunggal | 0,03 g | |
| Kolesterol | 0 mg | |
| Protein | 2,45 g | |
| Karbohidrat | 5,69 g | |
| Serat | 3,6 g | |
| Gula | 0,46 g | |
| Sodium | 20 mg | |
| Kalium | 169 mg | |
Source: fatsecret.com
Klasifikasi Tanaman Sawi
Tanaman sawi memiliki klasifikasi yang membedakan tanaman ini dengan tanaman lainnya. Selain itu, klasifikasi berguna sebagai pengelompokkan tanaman.
Tanaman sawi termasuk ke dalam kingdom plantae dan terbagi pada sub kingdom, super divisi, divisi, kelas, sub kelas, ordo, famili, genus, dan spesies.
- Kingdom : Plantae
- Sub Kingdom : Tracheobionta
- Super Divisi : Spermatophyta
- Divisi : Magnoliophyta
- Kelas : Magnoliophyta
- Sub Kelas : Dilenidae
- Ordo : Capparales
- Famili : Brassicaceae
- Genus : Brassica
- Spesies : Brassica juncea L.
Tanaman sawi memiliki beberapa spesies yaitu kubis cina dengan nama ilmiah Brassica rapa, collard greens (Brassica oleracea), caisim (Brassica chinensis), dan black mustard (Brassica nigra). Jenis tanaman sawi putih yang biasa ditemukan di Indonesia merupakan jenis sawi yang dikembangkan di India.
Morfologi Tanaman Sawi
Di samping memiliki klasifikasi tanaman, tanaman sawi juga memiliki morfologi yang merupakan struktur tanaman itu sendiri.
Sudah dapat dipastikan bahwa setiap tanaman memiliki morfologi seperti akar, batang, daun, bunga, dan biji. Beberapa morfologi tanaman sawi diantaranya adalah sebagai berikut.
- Akar
Layaknya akar pada tanaman lainnya, akar pada tanaman sawi berfungsi untuk menyerap makanan, air, dan unsur-unsur lainnya yang dibutuhkaan oleh tanaman tersebut. Tanaman sawi memiliki sistem akar tunggang yang dikelilingi oleh cabang-cabang pada akar tersebut.
Akar tanaman sawi berbentuk panjang dan tumbuh menyebar di permukaan tanah. Akar tersebut mampu menembus tanah mencapai kedalaman 30 hingga 50 meter.
- Daun
Tanaman sawi memiliki warna daun yang bervariasi. Hal tersebut dipengaruhi oleh varietas tanaman yang ditanam. Pada umumnya, tanaman sawi memiliki struktur daun yang memanjang, bulat, dan lebar.
Permukaan daun tanaman sawi juga halus dan tidak berbulu. Daun tersebut menempel pada tangkai daun yang juga memiliki warna yang bervariasi dan bebentuk pipih.
- Batang
Tanaman sawi memiliki batang dengan struktur memiliki ruas dan berukuran pendek. Batang tersebut berfungsi sebagai pengangkut air dan sari makanan serta penopang tanaman sawi tersebut.
- Bunga
Tanaman sawi memiliki bunga dengan struktur yang memanjang dan bercabang. Bunga tersebut merupakan bunga lengkap dengan memiliki kelopak, mahkota, benang sari, dan kepala putik.
Kelopak pada bunga tersebut berjumlah empat buah, empat mahkota bewarna kuning, empat benang sari, dan satu kepala putik dengan struktur berongga.
Proses penyerbukan tanaman sawi pada umumnya berlangsung secara alami yaitu dengan bantuan angin maupun jenis serangga lainnya.
- Buah
Tanaman sawi memiliki buah yang tergolong ke dalam jenis polong-polongan. Buah tanaman sawi tersebut memiliki struktur dengan bentuk lonjong maupun bulat. Adapun warna pada buah tanaman sawi tersebut yaitu bewarna putih hingga kehijauan.
- Biji
Biji pada tanaman sawi terdapat dalam buah sawi. Dalam setiap buah sawi terdapat 2 hingga 8 butir biji. Biji tanaman sawi memiliki ukuran yang kecil dengan bentuk bulat.
Baca Juga :
- Zat Pengatur Tumbuh Atonik
- Cara Perkembangbiakan Generatif Pada Tumbuhan
- Morfologi Tanaman Cabai Merah
Biji sawi memiliki permukaan yang licin, mengkilap, keras, dan berlendir. Adapun warna biji tanaman sawi tersebut yaitu bewarna cokelat dan kehitaman.




