Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Cabai Merah

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Cabai Merah – Tanaman cabai merah adalah sebuah buah. Buah dari cabai merah  adalah tergolong sayuran dan bisa juga digunakan untuk bumbu pada masakan.

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Cabai Merah

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Cabai Merah

Cabai merah terkenal dengan rasanya yang pedas, maka semua orang menggunakan cabai merah ini sebagai bumbu,sambal dan bisa juga untuk penguat dari rasa masakan atau makanan tertentu.

Orang Indonesia khususnya, sangat menggemari makanan dengan cita rasa yang pedas. Bahkan ada orang yang tidak bisa makan tanpa adanya cita rasa dari cabai merah ini.

Baca Juga :

Lalu apa saja sih manfaat dari cabai merah ?

  • Cabai merah mengandung Vitamin A,C dan K yang sangat baik bila dikonsumsi untuk tubuh.
  • Mengandung vitamin B6
  • Dapat menurunkan darah tinggi.bagi penderita darah tinggi, wajib mengkonsumsi caai merah, karena dapat menurunkan tekanan darah tingginya. Tetapi masih dalam jumlah yang tidak berlebihan.
  • Baik untuk jantung. Pasti banyak orang yang tidak mengira bahwa cabai merah baik untuk kesehatan jantung manusia. Sudah banyak bukti, dalam mengkonsumsi cabai atau makanan pedas baik untuk kesehatan baik itu jantung bahkan dapat mencegah tumbuhnya gejala sel-sel kanker.
  • Dapat menjaga bentuk tubuh.
  • Dapat mencegah serangan stroke dan serangan jantung.
  • Bagi yang sedang mengalami pendarahan, mengkonsumsi cabai merah atau masakan yang menggunakan cabai merah dapat membantu merdeakan bahkan menghentikan pendarahan tersebut.
  • Dapat meringankan nyeri otot.Tidak hanya penggunaan cream atau balsem, mencoba cabai merah untuk meringankan nyeri oto patut dicoba loh. Tetapi jangan terlalu banyak ya. Tetapi jangan terlalu banyak ya, karena jika terlalu banyak penggunaannya kulit akan terasa terbakar, jadi menggunakannya sewajarnya saja.
  • Mampu meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh.

Klasifikasi yang dimiliki oleh tanaman cabai adalah sebagai berikut :

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua/dikotil)
  • Sub Kelas: Asteridae
  • Ordo: Solanales
  • Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
  • Genus: Capsicum
  • Spesies: Capsicum annum

Sekarang kita akan membahas tentang Morfologi tanaman cabai, anatara lain adalah sebagai berikut :

  1. Morfologi daun 

Cabai mempunyai bentuk daun yang bervariasi, mengikuti dengan spesies atau jenis dari cabai tersebut. Daun cabai memiliki banyak bentuk, dari oval, bulat, sampai lanset sekalipun tergantung dari jenis dari cabai tersebut.

Warna permukaannya pun beragam, ada yang berwarna hijau muda, hijaukebiru-biruan, hijau agak hitam, hijau tua. Lalu daun yang berada pada permukaan bawah warnanya ada , hijau pucat, dan hijau muda. Tekstur dari Permukaan ada yang halus dan ada juga yang kasar berkerut- kerut. Panjang daun cabai  3-11 cm dan lebar daun cabai  1-5 cm.

  1. Morfologi batang

Bagian yang paling terpenting dari tumbuhnya suatu tumbuhan adalah Batang, batang suatu tumbuhan berada diatas tanah yang mensupport bagian tumbuhan lainnya seperti, bunga, buah dan daun.

Batang memiliki fungsi sebagai tempat lewatnya air dan mineral mengalir dari akar ke daun, dan memproses hasil fotosintesis daari daun ke bagian seluruh tumbuhan. Dan batang juga merupakan pembentuk dan penyokong daun pada tumbuhan.

Cabai adalah tanaman perdu yang memiliki batang tidak berkayu. Batang tanaman cabai  tumbuh sampai dengan ketinggian yang berbeda-beda dan akan menghasilkan banyak cabang pada batang tersebut. Batang tanaman cabai merah dapat tumbuh sampai 2meter.

Warna batang cabai juga bervariasi, ada yang berwarna hijau,hijau tua dan hijau muda. Tetapi batang tanaman cabai yang sudah tua memiliki wrna cokelat dan teksturnya kasar.

  1. Morfologi akar

Salah satu bagian pada tumbuhan yang hidup didalam tanah adalah Akar. Akar memiliki fungsi yaiutu untuk menyerap atau menghisap air dan mienral yang ada didalam tanah, dan juga memiliki fungsi untuk membuat tumbuhan kuat dan kokoh karena akar adalah tempat dimana sebagai tempat berdiri bagi tumbuhan dimana tumbuhan tersebut hidup.

Akar yang dimiliki oleh tanaman cabai adalah akar serabut, dan pada akar tanaman cabai banyak sekali ditemukan seperti bulatan yang menonjol itu adalah hasil mikroorganisme yang bersimbiosis.

  1. Morfologi bunga

Tanaman cabai juga memiliki bunga, bunga tanaman cabai memiliki macam jenis, tetapi bentuknya sama. Bentuk dari bunga tanaman cabai adalah seperti bintang.

Bunga tanaman cabai bisa dikatakan bunga yang sempurna diantara bunga pada tanaman lainnya, karena bunga tanaman cabai dapat memberikan serbuk sendiri. Warna dari bunga tanaman cabai adalah putih dan ungu, bunganya cukup tebal ada 5-6 helai daun mahkota yang dimiliki.

  1. Morfologi buah 

Tanaman cabai memiliki hasil buah, yaitu buah cabai. Buah cabai yang dihasilkan memiliki bentuk yang beragam diantaranya adalah, bentuk bulat memanjang runcing, dan bentuk bulat.

Warna buah cabai yang masih muda adalah putih agak kuning, dan buah cabai yang sudah tua atau matang memiliki warna kuning atau merah yang permukaannya licin halus, terang dan mengkilap.

Baca Juga :

Warna dari buah cabai sendiri tergantung dari jenis dari tanaman cabai tersebut. Rasa dari buah cabai yang masih muda adalah tidak terlalu pedas dan rasa buah cabai yang sudah tua taau matang pedas dan sangat menyengat. Buah cabai memiliki panjang yaitu kurang lebih 5-17cm.

  1. Morfologi biji

Biji cabai ini meiliki rasa yang sangat pedas, jumlahnya banyak pada satu cabai. Bentuk dari biji cabai sendiri adalah bulat dan tipis warnanya ada yang putih dan ada juga yang putih kecoklatan.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018