Pengertian, Fungsi, Bentuk dan Cara Kerja Elektroskop

Pengertian Elektroskop : Fungsi, Bentuk dan Cara Kerja Elektroskop – Teori Fisika maupun teori tentang kelistrikan memang tidak pernah ada kata bosan untuk mempelajarinya.

Pengertian, Fungsi, Bentuk dan Cara Kerja Elektroskop

Pengertian, Fungsi, Bentuk dan Cara Kerja Elektroskop

Apalagi alat alat listrik atau alat alat Fisika maupun Kimia! Wah kita mesti memiliki banyak pengetahuan tentang hal tersebut. Salah satunya adalah alat fisika atau alat elektrik yang disebut elektroskop.

Baca Juga : Prinsip Kerja Barometer

Elektroskop bukan barang baru dalam dunia kimia dan kelistrikan. Walaupun begitu, fungsi dari alat ini masih belum banyak diketahui oleh orang. Sehingga cara menggunakannya pun terkadang asal asalan dan salah.

Nah agar anda lebih paham tentang alat elektroskop, maka pada artikel berikut ini, kami akan menjelaskannya secara detail dari segi pengertian, fungsi, bentuk dan cara kerjanya.

Silahkan disimak dan pasti anda akan mendapatkan wawasan baru yang lebih cerah.

PENGERTIAN ELEKTROSKOP

Elektroskop adalah perangkat elektrik yang dibuat untuk mengetahui muatan listrik yang ada pada suatu benda. Alat ini biasanya digunakan oleh para service alat elektronik bersandingan dengan alat servis lainnya seperti amperemeter dan volt meter.

Bahkan, ketiga perangkat ini adalah peralatan wajib teknisi yang tabu untuk ditinggalkan di rumah saat sedang ada job service alat elektronik.

Komponen komponen elektroskop terdiri dari sebuah tabung kaca yang berisi knop ganda elektroskop yang lentur atau mudah bergerak yang disebut daun berlapis emas. Namun, terkadang juga ditemukan komponen elektroskop yang lentur hanya satu daun ( knop ) saja.

Daun daun atau kenop elektroskop itulah yang nantinya akan dirangkai pada bola berbahan logam yang posisinya tepat di luar tabung kaca dengan menggunakan satu konduktor yang direkatkan menggunakan isolasi khusus pada tabung.

Elekstroskop bukan hanya alat untuk mengetahui muatan listrik saja, tetapi juga difungsikan untuk mengetahui muatan sebuah benda. Yang mana dalam struktur kerjanya menggunakan sistem induksi elektrik. Artinya, elektroskop terpisah dalam bentuk rangkaian dalam dan rangkaian dalam.

Pada rangkaian dalam terdapat komponen yang bebas bergerak sedangkan rangkaian luar tidak bergerak karena sudah terisolasi pada sebuah konduktor yang rekat.

FUNGSI ELEKTROSPKOP

Sejatinya fungsi elektroskop adalah untuk mengetahui nilai muatan. Baik muatan listrik maupun muatan benda atau muatan listrik yang ada pada suatu benda.

Namun, yang terpenting disini adalah proses fungsi diatas tidaklah mudah. Karena jika tehnik pengujian diantara keduanya tidak tepat, muatan yang dicari bisa saling berbenturan dan kacau.

Maka dari itu, prinsip kerja alat ini menggunakan sistem yang berbeda untuk muatan yang berbeda.

Ketika mencari muatan listrik menggunakan sistem induksi ketika mencari muatan benda menggunakan sistem konduksi.

BENTUK ELEKSTROSKOP

Bentuk elektroskop terlihat ketika alat ini mulai diaktifkan. Jika kenop bermuatan positif berdekatan dengan logam, pemisahan signal muatan akan terlihat melalui sistem induksi.

Efeknya adalah elektron saling tarik menarik menuju logam tersebut sehingga kedua kenop atau daun elektroskop yang sama bermuatan positif akan saling bersinggungan.

Sebaliknya jika pemuatan menggunakan sistem konduksi, secara otomatis logam bermuatan konduktor sehingga kenop atau daun elektroskop dipenuhi dengan muatan positif akibat hilangnya pergerakan elektron menuju kenop kenop tersebut.

Untuk kasus ini lahirlah teori semakin besar muatan dengan sistem konduktor, pemisahan daun elektroskop juga semakin lebar.

CARA KERJA ELEKSTROSKOP

Cara kerja elektroskop dibagi menjadi dua, yaitu cara kerja ketika memberi muatan dengan sistem induksi serta cara kerja ketika memberi muatan dengan sistem konduksi. Ini dia penjelasannya.

  1. Memberi Muatan dengan Induksi

Cara kerja elektroskop untuk memberi muatan listrik dengan model induksi syaratnya harus dilakukan pada alat elektroskop yang netral.

Karena jika alat ini didekati oleh ion benda dengan muatan listrik negatif, maka muatan positifnya akan ditarik untuk menjauhi kenop atau daun elektroskop menuju logam yang posisinya ada di bagian atas.

Akibatnya akan terjadi saling tolak menolak antara logam bermuatan negatif dengan muatan benda sekedar untuk bergerak menuju kenop atau daun elektroskop.

Dari peristiwa itulah, kenop elektroskop akan mendapatkan muatan elektron negatif sisa yang akan terus menjauh akibat muatan yang sama.

  1. Memberi Muatan Dengan Konduksi

Untuk memberi muatan dengan konduksi, syarat yang harus dipenuhi adalah alat yang digunakan harus alat elektroskop yang tidak netral.

Itu artinya logam harus sudah berisi muatan yang dipadatkannya dari proses memberi muatan menggunakan sistem konduksi dengan memanfaatkan konduktor logam.

Jika benda memiliki muatan negatif berdekatan dengan logam, elektron akan menukik menuju kenop bagian bawah.

Sehingga antara kenop tersebut akan saling bersinggungan. Namun, jika benda bermuatan positif, elektron justru saling mendekat yang berefek kaki kenop juga saling berdekatan.

Itulah pengertian, fungsi, bentuk dan cara kerja alat elektroskop. Semoga dengan adanya artikel ini, keinginan dan motivasi anda untuk mempelajari ilmu fisika dan listrik menjadi lebih bergairah lagi.

Baca Juga : Cara Penggunaan Anemometer

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *