Pengertian dan Contoh Sublimasi

Pengertian dan Contoh Sublimasi – Apakah anda sudah tahu mengenai pengertian dan contoh sublimasti? Mungkin bagi anda yang telah atau saat ini sedang mengambil jurusan kimia sudah tidak akan asing lagi dengan istilah yang satu ini.

Di dalam mempelajari zat kimia, anda tentu sudah tahu bahwasanya ada banyak perubahan zat seperti misalnya dari padat menjadi cair, dari cair menjadi gas, dari gas menjadi zat padat, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Kelemahan Teori Atom

Di dalam melakukan sebuah proses tersebut tentu saja membutuhkan sebuah proses yang tepat agar supaya perubahan yang terjadi bisa memberikan hasil yang memuaskan alias perubahan yang terjadi bisa sempurna.

Selain itu, di dalam zat kimia tersebut tidak sedikit zat yang berbahaya untuk kesehatan anda yang mana anda harus benar-benar berhati-hati dan tidak sembarangan ketika menggunakannya.

Adapun metode yang digunakan di dalam perubahaan sebuah zat kimia tersebut dinamakan sublimasti. Informasi mengenai pengertian dan contoh sublimasti akan kami jelaskan lebih lengkap khusus untuk anda pada penjelasan yang satu ini.

Pengertian Sublimasi

Sublimasi merupakan sebuah istilah yang populer bagi anda yang mengambil jurusan kimia dimana istilah ini berhubungan dengan perubahan suatu zat.

Selain itu, istilah ini juga terkadang digunakan untuk mengindikasikan sebuah metode yang digunakan dalam hal pemisahan campuran kimia. Sublimasi itu sendiri merupakan sebuah perubahan zat dari gas ke padat atau sebaliknya.

Jika suatu partikel zat padat diberikan suhu dengan tingkatan tertentu maka kemudian partikel tersebut akan secara otomatis melakukan proses penyubliman dan kemudian lama kelamaan akan berubah menjadi zat.

Ketika suhunya dibalikkan, maka partikel tersebut kemudian akan berubah bentuk menjadi kembali padat.

Adapun proses pemisahan campuran kimia dengan menggunakan sublimasti adalah dengan cara melakukan proses pemanasan terhadap zat padat tersebut yang sebelumnya sudah larut di dalamnya sehingga kemudian zat tersebut akan berubah menjadi gas.

Setelah itu, zat tersebut kemudian dilakukan penampungan dan lalu dilakukan proses pendinginan kembali.

Sekedar informasi bagi anda yang ingin melakukan proses sublimasi maka anda harus melakukan sebuah syarat yang memang bisa dikatakan sebagai hal yang wajib anda lakukan.

Syarat tersebut adalah pada saat partikel tersebut tercampur, maka harus memiliki sebuah titik yaitu perbedaan didih yang cukup besar sehingga nantinya akan dapat menghasilkan sebuah uap dengan tingkatan yang cukup tinggi.

Contoh Sublimasi

Di bawah ini kami akan memberikan informasi yang lebih lengkap kepada anda semuanya mengenai seperti apa contoh proses sublimasi agar nantinya anda bisa lebih paham mengenai contoh dari proses pemisahan zat yang satu ini.

Salah satu contoh dari sublimasi yang sering anda temukan adalah mengenai proses pembuatan sebuah kapur barus. Nantinya, campuran kapur barus dan juga arang akan dipanaskan yang pada akhirnnya kapur tersebut secara otomatis akan menyublim dan nantinya akan secara otomatis menguap.

Pada tahap ini, proses selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pendinginan sehingga zat gas tersebut akan kembali kedalam bentuk padat.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai pengertian dan contoh sublimasi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, yakni menambah wawasan anda mengenai pengertian dan juga seperti apa contoh dari proses sublimasi. Terimakasih.

Prinsip Kerja Sublimasi

Seperti yang telah kami jelaskan di awall bahwasanya prinsip kerja dair sublimasi adalah dengan melakukan pemisahan terhadap suatu zat dengan menggunakan sublimator sampai nantinya zat tersebut benar-benar mejadi gas atau menguap.

Pada saat itu, zat yang sudah berubah menjadi gas harus segera ditampung untuk kemudian dilakukan sebuah proses yang bernama kondensasi atau peroses pendinginan zat gas tadi agar supaya bentuknya kembali menjadi padat.

Sementara itu, untuk cara atau teknik dari sublimasi yang menurut kami paling sederhana adalah nantinya zat yang akan dilakukan proses sublimasi akan dimasukkan kedalam sebuah wadah yang bisa berupa cawan yang memang sebelumnya sudah anda persiapkan untuk proses ini, setelah itu harus diblokir dengan menggunakan gelas arloji dan juga corong  yang telah mengandung air yang nantinya akan berguna sebagai pendingin.

Langkah selanjutnya yakni zat tersebut harus mulai dipanaskan. Jangan lupa bahwa pada tahap ini anda harus memanaskan menggunakan api kecil secara perlahan-lahan yang tentu saja akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Kemudian zat tersebut akan menjadi gas atau uap, dan sementara untuk zat penyampurna akan berubah menjadi padat.

Tujuan Menyublim

Apa saja sebenarnya tujuan yang terkandung dan dapat bermanfaat ketika melakukan proses sublimasi? Untuk menjawabnya, maka kami akan memberikan dua tujuan umum mengenai kenapa harus dilakukan sebuah sublimasi.

  • Tujuan yang pertama adalah agar supaya dapat mendapatkan sebuah zat murni yang berasal dari campuran yang biasanya dinamakan sebagai pemurnian.
  • Tujuan yang kedua yakni agar supaya dapat mengetahui keberadaan zat yang ada di dalam sebuah sampel.

Baca Juga : Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Kimia

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *