Pengertian, Manfaat, Kelebihan, Kekurangan dan Bentuk Vertikultur

Diposting pada

Pengertian, Manfaat, Kelebihan, Kekurangan dan Bentuk Vertikultur – Vertikultur adalah pola bertanam secara vertikal yang cara bertanamnya diletakkan keatas, atau merupakan cara bertani,yang cara nya adalah dengan memberikan tempat pada media tanam dalam wadah-wadah yang disusun secara vertikal atau keatas dan juga bisa diartikan bertanam dengan betingkat.

Pengertian, Manfaat, Kelebihan, Kekurangan dan Bentuk Vertikultur
Pengertian, Manfaat, Kelebihan, Kekurangan dan Bentuk Vertikultur

Tempat atau media untuk menananmnya adalah berbentuk pot atau wadah. Wadah tersebut dibentuk sedemikian rupa atau disusun sesuai keinginan namun cara disusun ke atas.

Baca Juga :

Cara bertanam vertikultur ini juga memiliki manfaat yaitu tidak memerlukan lahan yang luas, sempit atau hemat ruangan. Dewasa ini teknik bertanam vertikulutur. Banyak dilakukan oleh orang yang tinggal diperkotaan karena tidak memiliki lahan luas akibat terlalu padatnya penduduk.

Dalam teknik vertikultur ini, air yang digunakan hanya untuk penguapan tanaman saja, pada saat melakukan penyiraman pada tanaman yang berada diatas atau paling tinggi tempatnya maka akan ada air yang menetes ke bawah atau tanaman yang berada dibawah atau tempat yang rendah akan mendapat tetesan aliran air dari tanaman yang berada diatasnya. Teknik ini dapat menghemat penggunaan air.

Vertikultur tanaman ini juga dapat dilakukan pada lahan yang gersang atau tidak subur, tetapi tetap harus diperhatikan media yang mendukungnya agar tanaman dapt bertumbuh dengan sempurna.

Fungsi dan Manfaat Vertikultur

Berikut penjelasan tentang manfaat dari teknik pola tanam vertikultur, mulai dari nilai seni, perdagangan sampai nilai kesehatan.

  1. Memberikan keindahan, menciptakan lingkungan yang asri dan serasi dengan tanaman yang tumbuh diperkotaan yang sudah sangat jarang ditemukannya tumbuhan hijau karena saking banyaknya penduduk, kendaraan dan tidak ada tempat untuk tumbuhan yang hidup
  2. Dapat memuaskan atau memenuhi apa yang dibutuhkan rohani.
  3. Memuaskan bathin seseorang yang melihat.
  4. Bagi kesehatan penting sebagai sumber vitamin dan juga mineral.
  5. Hasil dari tanaman yang memiliki teknik pola vertikultur dapat diperjual belikan.
  6. Memanfaatkan sumber daya tanah secara bijak dan bertanggung jawab, agar terus berlanjut dan tidak akan punah sumber daya tanah tersebut.
  7. Memanfaatkan sumber daya air dengan baik, karena dengan kita melakukan penghematan penggunaan air artinya kita tidak perlu takut akan ketersediaan yang terjamin pada masa depan yang akan datang.
  8. Memberikan kesempatan untuk para pencari kerja agar, memberikan nilai lebih pendapatan untuk penduduk.
  9. Memenuhi bahan pangan bagi penduduk agar terus berlangsung.
  10.  Merupakan sumber protein nabati.

Kelebihan dari vertikultur

Pada teknik pola tanam vertikultur,memiliki kelebihan antara lain sebagai berikut:

  1. Dapat Menghemat lahan.
  2. Sangat Menghemat air.
  3. Membantu dan Mendukung pertanian organik, karena menggunakan pupuk alami dan jarang menggunakan pestisida anorganik.
  4. Bahan wadah media untuk menanam yang digunakan, mudah menyesuaikan tempat yang tersedia.
  5. Memiliki Umur tanaman yang tidak panjang.
  6. Bentuk Pemeliharaannya adalah sangat relatif .

Kekurangan dari vertikultur

Pada teknik pola tanam vertikultur memiliki kekurangan juga yaitu :

  1. Modal awal yang cukup tinggi.
  2. Rawan terjangkit penyakit bagi pemilik dari tanaman yang menggunakan teknik pola vertikultur tersebut.

Bentuk-Bentuk Vertikultur

Teknik pola tanam vertikultur adalah teknik pola yang tidak sulit ataupun mahal, dan sitem pola nya pun tidak rumit. Vertikultur juga memiliki bentuk yang bervariasi, berikut kami jelaskan apa saja daari bentu dan jenis vertikultur itu, antara lain :

  • Media susun vertikal

Tempat media dari tanaman yang akan kita tanam dengan teknik pola vertikultur ini harus disusun vertikal atau disusun keatas. Tanamannya harus dalam keadaan tegak/atau menuju ke atas lalu kita berikan sedikit lubang di bawah tempat/wadah/media tersebut yang fungsinya untuk lubang tanam tanaman yang ingin kita kembangkan atau budidayakan.

  • Media susun horisontal

Tempat media dari tanaman yang akan kita tanam dengan teknik pola vertikultur ini kita susun dalam posisi horisontal atau lurus kesamping. Jika dalam posisi horisontal maka,tempat media yang akan kita tanam ini kita bentuk tidak susun keatas melainkan susun kesamping atau mendatar lurus lalu kita buat pada pot-pot, dan kita susun pada beberapa rak ke arah vertikal.

  • Media susun gantung

Tempat media dari tanaman yang akan kita tanam dengan teknik pola vertikultur ini kita susun dalam posisi gantung. Pada teknik pola media gantung ini, tempat atau meida kita susun sambung-menyambung lalu kita gantung, dan akan menjadi pot-pot gantung.

Yang perlu kita perhatikan lagi, untuk pemilihan wadah tempat atau media pot, harus dilihat dari kualitas dari pot itu, ada baiknya memilih pot yang kuat atau kokoh, agar membantu dalam menyusun pada teknik pola tanam vertikultur tersebut.

Kesimpulan dari pengertian dan juga fungsi Vertikultur ini adalah, untuk memanfaatkan lahan yang sempit, atau tidak luas dapat dipergunakan dengan baik dan optimal. Jangan ragu untuk mencoba teknik pola vertikultur ini ya, karena tidak rumit atau susah seperti yang kita bayangkan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian Kultur Anther

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *