5 Cara Budidaya Tanaman Gambas Secara Organik

Diposting pada

Cara Budidaya Tanaman Gambas Organik – Tanaman gambas atau yang sering dikenal sebagai oyong merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat laku di pasaran, dibandingkan jenis sayuran yang lain.

5 Cara Budidaya Tanaman Gambas Secara Organik
5 Cara Budidaya Tanaman Gambas Secara Organik

Tanaman gambas memiliki rasa yang segar dan tekstur yang renyah, membuat oyong seringkali dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan sayur bening, oseng-oseng, bahkan campuran bumbu dalam sambal balado yang begitu lezat.

Gambas sesungguhnya tergolong ke dalam suku labu-labuan dengan nama latin yaitu Luffa acutangula yang dikenal sebagai tumbuhan merambat dan baik untuk ditanam pada wilayah beriklim tropis.

Oyong ini memiliki rasa yang lezat dan sangat bermanfaat, serta kandungan nutrisi yang begitu lengkap.

Cara Budidaya Tanaman Gambas secara Organik

Berikut ini adalah beberapa cara budidaya tanaman gambas secara organic, yaitu:

1). Melakukan pembenihan tanaman gambas

Langkah awal yang sangat penting adalah menyiapkan bibit tanaman gambas.

Untuk mendapatkan benih tanaman gambas, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu membeli benih yang telah siap dan layak ditanam pada toko pertanian, serta bibit diperoleh secara langsung dari buah tanaman gambas yang telah tua.

Berikut ini terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan saat melakukan pemilihan bibit tanaman gambas, yaitu:

  1. Pastikan bahwa bungkus bibit tanaman gambas tersegel dengan baik dan rapih saat dibeli di toko
  2. Apabila Anda ingin mendapatkan bibit tanaman gambas secara langsung, maka perlu dilakukan pemilihan buah tanaman gambas yang telah tua dan berada di pohon
  3. Selalu pastikan bahwa buah tanaman gambas yang akan digunakan sudah benar-benar tua. Hal ini dapat dipastikan dengan buah yang telah mongering dan tidak memiliki cacat
  4. Benih tanaman gambas kemudian dijemur selama sehari semalam hingga benih tanaman gambas ini sudah mongering
  5. Untuk mengetahui kondisi benih yang layak untuk ditanam, maka dapat direndam dalam air selama kurang lebih 1 hingga 5 menit. Benih yang mengapung pada permukaan merupakan benih yang tidak layak untuk ditanam, oleh karena itu yang akan ditanam adalah benih yang tidak mengapung.

2). Media atau Lahan Tanam

Untuk menanam tanaman gambas di dalam pot, akan berbeda dengan penanaman tanaman gambas pada lahan terbuka, seperti kebun atau pekarangan. (Baca : Fungsi Perkerangan)

Dalam penanaman tanaman gambas, perlu dilakukan beberapa langkah berikut agar lebih mudah dan praktis, yaitu:

  1. Pertama, pot dengan ukuran sedang dan diameter kurang lebih 20 hingga 30 cm perlu disediakan.
  2. Tanah humus atau tanah dengan tekstur subur dan gembur bersamaan dengan pupuk organic dan sekam perlu dicampurkan dengan perbandingan 2:1:1. Untuk pupuk organic, pupuk kandang atau kompos dapat digunakan. Namun, agar tanaman gambas memiliki nutrisi yang lebih baik, sedapat mungkin perlu dihindari penggunaan pupuk kimia.
  3. Pot diisi dengan tanah campuran kurang lebih hampir memenuhi media tanam pot.

3). Menanam tanaman gambas

Apabila media tanam dan bibit tanaman gambas telah siap, maka langkah selanjutnya yang perlu diambil adalah menanam tanaman gambas dalam media tanam yang telah disiapkan.

Dalam menanam tanaman gambas, langkah mudah dapat diambil. Hanya diperlukan sikap berhati-hati dan berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menanam tanaman gambas.

  1. Lubang tanam kecil perlu dibuat pada setiap pot. Lubang tanam yang dibuat dapat berjumlah satu hingga dua pada setiap pot.
  2. Usahakan tidak perlu membuat lubang tanam pada pot dengan terlalu banyak. Dalam satu pot, Anda hanya dapat mengisi benih tanaman gambas maksimal 2 biji saja.
  3. Setelah itu, benih tanaman gambas perlu dimasukkan ke dalam lubang tanam yang telah dibuat.
  4. Lubang tanam ditutup dengan menggunakan tanah campuran dan selanjutnya tanah perlu disiram dengan menggunakan metode semprot atau spray.
  5. Usahakan tanah tetap lembab, namun tidak sampai basah atau bahkan menggenang.
  6. Biarkan selama beberapa saat hingga tunas bertumbuh dan jangan lupa untuk selalu menancapkan kayu ataupun tiang setinggi 1 hingga 2 m pada pot sebagai tempat merambatnya tanaman gambas.

Beberapa cara budidaya tanaman lainnya :

4). Perawatan Tanaman Gambas

Perawatan tanaman gambas sangat mudah untuk dilakukan. Agar tanaman gambas dapat berbuah dengan subur dan memiliki kualitas yang baik, maka Anda sebaiknya melakukan perawatan dengan tekun dan cermat.

Perawatan yang perlu dilakukan adalah penyiraman, pemupukan, penjagaan kebersihan tanaman dengan melakukan penyiangan serta menjaga tanaman dari hama dan penyakit.

Berikut ini adalah langkah yang dapat diambil untuk mempermudah perawatan pada tanaman gambas yaitu:

  1. Penyiraman tanaman gambas sebaiknya dilakukan rutin untuk menjaga kondisi kelembaban tanah. Penyiraman sebaiknya dilakukan maksimal 2 kali sehari pada pagi hari dan siang hari.
  2. Selain penyiraman, pemupukan berkelanjutan juga perlu dilakukan. Pupuk diberikan dengan membuat lubang kecil pada tanah pot tanaman gambas sedalam 2 hingga 3 cm. Lubang diisi dengan pupuk kompos dan ditutup kembali dengan tanah biasa.
  3. Anda juga dianjurkan untuk melakukan penyiangan untuk menjaga kebersihan tanaman. Penyiangan dan pemupukan secara rutin perlu dilakukan setiap 2 hingga 3 minggu sekali.
  4. Apabila tanaman gambas sudah berbuah, tanaman sebaiknya dibungkus untuk menjaga kualitas dan menghindari bentuk cacat fisik pada tanaman gambas.
  5. Selalu ingat untuk menjaga tanaman dari hama dan penyakit dengan cara penyemprotan pestisida atau cairan temulawak pada tanaman untuk mengatasi hama yang mengganggu.

5). Pemanenan Tanaman Gambas

Tanaman gambas yang sebaiknya dipanen adalah yang sudah berwarna hijau tua dengan tekstur padat dan kulit buah yang halus.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *