4 Cara Budidaya Tanaman Hias Melati (Terbukti)

Diposting pada

Cara Budidaya Tanaman Hias Melati – Bunga melati adalah salah satu tanaman hias yang paling banyak ditanam untuk menghiasi pekarangan rumah.

Cara Budidaya Tanaman Hias Melati
Cara Budidaya Tanaman Hias Melati

Tanaman ini termasuk ke dalam famili Oleaceae atau suku melati-melatian. Diketahui tanaman ini memiliki sekitar 200 jenis yang telah diidentifikasi tumbuh pada daerah beriklim tropis dengan suhu yang hangat, antara lain Eurasia, Australasia dan Oceania.

Karena tanaman ini memiliki keindahan serta aroma yang harum, banyak orang yang sengaja membudidayakan tanaman ini. adapun beberapa syarat tumbuh tanaman hias melati adalah sebagai berikut.

Syarat Tumbuh

Seperti tanaman lainnya, untuk dapat bertumbuh secara optimal, bunga melati membutuhkan banyak cahaya matahari, oleh karena itu tanaman ini sangat cocok di tanaman di tempat terbuka, dengan tingkat kelembaban udara sekitar 50-80 persen.

Sementara suhu yang ideal untuk pertumbuhan tanaman ini berkisar 28 – 36 derajat celcius pada siang hari, dan 24 30 derajat celcius pada malam hari.

Selain itu syarat tumbuh lainnya yaitu media pertumbuhannya, tanaman bunga melati sangat cocok ditanam pada jenis tanah latosol dan andosol.

Sedangkan iklim yang cocok untuk pertumbuhan tanaman ini adalah iklim dengan 2 sampai 3 bulan kering dan sekitar 6 bulan basah.

Tanaman melati sendiri, akan tumbuh dan memiliki produktivitas yang baik apabila ditanam pada lingkungan yang sesuai.

Dataran  rendah sampai dataran tinggi adalah tempat yang ideal bagi tanaman ini, dengan ketinggian 10 -1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) adalah ketinggian yang paling baik untuk pertumbuhan tanaman melati.

Meski demikian, setiap jenis melati memiliki kemampuannya sendiri-sendiri untuk tumbuh pada daerah dengan ketinggian tertentu, seperti bunga melati putih (Jasminum sambac) yang ideal ditanam pada dataran rendah hingga ketinggian 600 mdpl, sedangkan melati jenis Star Jasmine dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik pada daerah dataran rendah  yang berada pada ketinggian 1.600 mdpl.

Pembudidayaan Tanaman Melati

Pada proses pembudidayaan tanaman ini terdapat beberapa proses, antara lain pembibitan, pengolahaan media tanam, penanaman, perawatan dan pemeliharaan.

Untuk mengetahui lebih mendetail, berikut adalah penjelasan mengenai cara membudidayakan tanaman melati.

1). Proses Pembibitan Tanaman Melati

untuk proses pembibitan melalui cara stek yang paling penting adalah pilih salah satu batang tanaman melati yang berukuran sedang serta terbebas dari penyakit atau hama melati.

Adapun langkah-langakhnya adalah sebagai berikut :

  1. Menancapkan setiap batang melati hasil stek sepanjang 10-15 sentimeter yang kemudian ditutup menggunakan wadah persemaian (Baca : Jenis Persemaian) dengan beberapa lembar plastik transparan.
  2. Sementara untuk perawatannya, dapat dilakukan dengan cara menempatkan setiap anakan stek ke dalam Poy-Bag dan siram dengan air hingga basah.
  3. Pemeliharaan bibit ini dilakukan dengan cara penyiraman sebanyak 2 kali sehari, menempatkan bibit agar terkena sinar matahari.
  4. Pada umur sekitar 3 bulan, sebaiknya pindahkan tanaman melati kedalam Poly-Bag yang sudah dicampurkan dengan bahan oraganik dan anorganik.

Sebelum dilakukan proses pemindahan, disarankan untuk memperhatikan kondisi bibit tanaman melati dengan sebaik mungkin sebelum masuk kedalam proses penanaman.

2). Proses Pengolahan Media tanam

Selain memilih bibit melati dengan kondisi baik, pengolahan media tanaman juga sangat penting. Sebab, hal ini dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan bunga melati.

Untuk mengetahui langkahnya lebih mendetail, berikut adalah penjelasannya.

  • Membersihkan lahan dari gulma dan tanaman liar disekitar lahan yang ingin ditanami
  • Lakukan pemerataan, pencangkulan dan pembajakan hingga mendapatkan tekstur tanah yang gembur dan subur. Kemudian, diamkan lahan tersebut kurang lebih selama 15 hari.
  • Langkah ketiga adalah dengan membuat bedengan dengan lebar 100-120 sentimeter, tinggi 30-40 sentimeter serta jarak antara bedengan sejauh 40-60 sentimeter.
  • Disarankan, sebelum pembuatan bedengan, ada baiknya untuk melakukan pengapuran dan pencampuran pada media tanah dengan dengan pupuk Kemduian biarkan kurang ebih selama 3-4 hari.

3). Proses Penanaman Tanaman Bunga Melati

Selanjutnya adalah proses penanaman bibit melati. Proses ini tergolong relatif mudah yaitu dengan melakukan pemberian pupuk kembali pada permukaan tanah atau lubang tanam.

Kemudian buat jarak tanam sekitar 2-3 sentimeter dan buat lubang tanam sekitar 20-15 sentimeter – tergantung perakaran tanaman.

Selanjutnya, tanam bunga melati pada lubang yang sudah dibuat tadi dan masukkan kembali tanah yang sudah tercampur dengan pupuk. Yang terakhir adalah siram hingga basah.

4). Proses Pemeliharaan atau Perawatan Tanaman Bunga Melati

Untuk proses pemeliharaan bunga melati dapat dilakukan dengan cara penyulaman, penyiangan, penyiraman, pemupukan dan penyemprotan pestisida. Berikut adalah penjelasannya.

  • Penyulaman : proses ini dapat dilakukan dengan menggantikan bunga melati yang layu atau mati dengan tanaman yang baru.
  • Penyiangan : proses ini dapat dilakukan dengan membersihkan tanaman liar atau gulma yang berada disekitar tanaman melati.
  • Pemupukkan : proses pemupukkan dilakukan secara berkala dengan menggunakan pupuk urea, tsp, dan kcl sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  • Penyiraman : proses penyiraman tanaman sebaiknya dilakukan 2 kali dalam sehari
  • Penyemprotan pestisida : proses penyemprotan dapat dilakukan secara berkala untuk menghindari serangan hama dan penyakit pada tanaman.
Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *