Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Dan Fungsi Hormon Absisat Pada Tumbuhan

Pengertian Dan Fungsi Hormon Absisat – Hormon asam absisat ini merupakan suatu subtansi yang dihasilkan dari sebuah organisme, dan hormon ini memiliki fungsi untuk menstimulasikan sebuah proses.

Pengertian Dan Fungsi Hormon Absisat Pada Tumbuhan

Pengertian Dan Fungsi Hormon Absisat Pada Tumbuhan

Jika manusia memiliki berbagai macam hormon didalam tubuhnya, begitu juga pada tumbuhan, salah satu hormon didalam tumbuhan yakni hormon absisat.

Baca Juga :

Asam absisat 

Hormon asam absisat ini, salah satu hormon yang ada didalam tumbuhan, yang berupa molekul dengan 15 atom. Hormon asam absisat ini dihasilkan oleh tumbuhan secara alami, dan dihasilkan juga oleh alga hijau dan cendawan.

Pada awalnya hormon asam absisat ini ditemukan oleh frederick addicot pada tahun1963. Dirinya menggunakan penelitiannya pada tanaman kapas, namun tidak hanya dirinya saja yang melakukan penelitian ini.

Ada juga philip wareing dan van steveninck yang melakukan penelitian tentang hormon absisat tersebut. Hormon yang satu ini tidak hanya bisa ditemukan pada tanaman saja, tetapi hormon asam absisat ini juga terdapat di jamur pada hewan.

Pada hewan hormon ini juga bisa ditemukan pada metazoans dari sponges mamalia termasuk juga pada manusia. Asam absisat ini mulai diketahui dan bisa menghasilkan anti radang dan anti diabetes pada uji coba yang sudah dilakukan pada tikus.

Lalu pada mamalia sel asam absisat ini menargetkan sebuah protein yang dikenal sengan lanthionine synthetase c-lke 2.

Fungsi dari hormon asam absisat

Berikut ini kami sampaikan juga beberapa penjelasan tentang fungsi hormon absisat ini :

  1. Berperan dalam pemulaian dormansi biji

Fungsi dari asam absisat yang pertama kali untuk dormansi biji, ini merupakan keadaan istirahat pada tanaman. Tentu saja proses yang satu ini sangat penting sekali untuk tanaman, agar biji tidak berkecambah terlalu cepat sebelum waktunya.

Dan dormansi biji ini cukup penting bagi tumbuhan tahunan dan dwimusim. Karena memang tanaman membutuhkan cadangan makanan di musim dingin ataupun pada musim panas. Tumbuhan akan menghasilkan hormon asam absisat untuk menjaga biji, agar tidak berkecambah pada musim yang tidak diinginkan.

  1. Hormon ini bisa berperan menghadapi lingkungan yang kekeringan

Sudah pasti sebuah kondisi dilingkungan dapat berubah dan ini bisa membuat tumbuhan tidak mendapatkan asupan apa yang dibutuhkannya, misalnya saat terjadi kekeringan. Sehingga hormon asam absisat ini bisa berperan sebagai perangsang penutupan pada stomata di epidermis daun.

Dan ini bisa mencegah tanaman kehilangan cairan, karena dapat transpirasi melalui stomata dengan membentuk lapisan lilin. Tidak hanya itu saja hormon asam absisat ini bisa menstimulasi pengambilan air melalui akar tanaman.

  1. Hormon ini bisa berperan menghadapi kondisi lingkungan dengan suhu rendah dan kadar garam yang tinggi

Hormon asam absisat ini akan menghentikan pertumbuhan primer dan sekunder, saat memasuki pada musim dingin.

Tunas terminal akan menghasilkan hormon untuk memperlambat pertumbuhan dan bisa memicu perkembangan primordial daun menjadi sisik. Sisik pada tanaman ini akan memiliki fungsi untuk melindungi tunas dorman pada saat musim dingin.

  1. Menggugurkan daun

Salah satu fungsi yang sangat vital yakni pengguguran daun, ini dilakukan untuk merespon musim dingin. Karena pada musim dingin tanah akan membeku dan tidak bisa mendukung transpirasi. Beberapa jenis tanaman saat memasuki musim dingin memiliki daun yang berbentuk jarum.

Ada beberapa fungsi lainnya dari hormon asam absisat untuk tumbuhan yaitu:

  • Hormon asam absisat ini bisa menghambat pertumbuhan tunas, tetapi tidak memberi pengaruh pada akar bahkan dapat mendorong tumbuhnya akar
  • Bisa juga menginduksi benih, ini dilakukan untuk melakukan sintesis protein penyimpanan.
  • Untuk menghambat pengaruh gliberin, sehingga tanaman bisa merangsang sintesis de novo dari amylase.
  • Hormon ini dapat melakukan induksi pada transkripsi gen, ini terjadi pada inhibitor proteinase yang menanggapi luka.
  • Dan yang terakhir fungsi hormon asam absisat  ini bisa membantu perkembangan biji.

Tanaman memiliki berbagai jenis hormon, jadi tidak hanya hormon asam absisat saja. Tetapi ada juga hormon auxin, cytokinins, brassinosteroids, jasmonates, ethylene, jasmonates, dan yang lainnya.

Hormon hormon tersebut dapat berdampak pada perkembangan tumbuhan tumbuhan itu sendiri. Misalnya jika hormon asam absisat tidak bisa bekerja dengan baik, maka tumbuhan bisa berkecambah dengan waktu yang lebih cepat.

Namun tidak hanya itu saja tumbuhan tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan yang buruk misalnya saja saat terjadi kekeringan.

Tidak hanya itu saja saat tanaman tersebut harus dihadapkan pada lingkungan yang memiliki kadar garam tinggi.

Nah itulah beberapa pengertian dan fungsi hormon absisat pada tumbuhan yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini.

Baca Juga :

Semoga artikel pengertian dan fungsi hormon absisat pada tumbuhan ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Dan bisa menambah wawasan Anda tentang pengertian dan fungsi hormon absisat pada tumbuhan. Terimakasih.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018