Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pisang

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pisang – Penyebaran tanaman pisang tersebar di sekitar wilayah jazirah Malaysia, Filipina, dan India hingga ke berbagai negara.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pisang

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pisang

Menurut para ahli, wilayah tersebut merupakan daerah asli dari mana tanaman pisang tersebut berasal. Untuk mencapai seluruh wilayah di dunia, penyebaran tanaman ini dimulai dari tahun 1000 SM.

Baca Juga :

Penyebaran tersebut terbagi dalam beberapa area yaitu Pasifik dan Hawai yang terbagi pada bagian wilayah timur. Sedangkan Samudera Hindia, Afrika hingga bagian timur Amerika terbagi dalam wilayah barat.

Tanaman pisang memberi banyak manfaat bagi kehidupan maupun kesehatan tubuh. Manfaat tersebut terdapat pada buah, daun, bonggol, kulit pisang, batang, umbi, dan air batang pisang.

Buah pisang memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan kulit, daun pisang dapat dimanfaatkan sebagai pembungkus makanan, bonggol pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan produksi sabun dan pupuk, kulit pisang bermanfaat sebagai bahan pembuatan cuka, batang pisang dimanfaatkan sebagai bahan produksi tekstil, umbi batang pisang dimanfaatkan sebagai obat penyakit perut, dan air batang pisang bermanfaat sebagai penawar racun.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai tanaman pisang, mari mempelajari tentang klasifikasi dan morfologi tanaman pisang.

Klasifikasi Tanaman Pisang

Dalam kajian taksonomi, tanaman pisang terdiri dari beberapa tingkatan yaitu Kingdom, Sub Kingdom, Infra Kingdom, Super Divisi, Divisi, Kelas, Sub Kelas, Ordo, Famili, Genus, dan Spesies.

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Sub Kelas : Commelidinae
  • Ordo : Zingiberales
  • Famili : Musaceae
  • Genus : Musa
  • Spesies : Musa paradisiaca

Setiap tumbuhan memiliki kingdom plantae, namun untuk klasifikasi lainnya terdapat beberapa perbedaan. Berdasarkan klasifikasi tersebut, tanaman pisang merupakan jenis tanaman berpembuluh (tracheobionta) yang hidup di darat.

Karakteristik lainnya adalah tumbuhan berbiji berkeping satu (monokotil) dengan bunga berumah satu atau masih tergolong dalam bangsa zingiberales (klad commelinids).

Tanaman pisang memiliki dua jenis genus yaitu Musa dan Ensete. Pada genus tersebut terdapat pembagian lagi berdasarkan genusnya masing-masing.

Pada genus Musa, terbagi lagi ke dalam empat golongan yaitu Australimusa, Callimusa, Eumusa, dan Rhodochlamys. Nah, buah pisang yang sering dijadikan sebagai bahan makanan maupun dikonsumsi secara langsung tersebut merupakan golongan dari Australimusa dan Eumusa.

Morfologi Tanaman Pisang

Tanaman pisang tersusun atas akar, batang, daun, bunga, dan buah. Beberapa penyusun tanaman pisang disebut sebagai morfologi.

  1. Akar

Akar merupakan penyokong tubuh tumbuhan. Pada tumbuhan pisang, akar penyokong tumbuhan ini tergolong dalam golongan akar serabut.

Tumbuhan pisang tidak selalu harus ditanam pada lahan yang luas. Siapapun dapat memanfaatkan tumbuhan ini dengan menanamnya di dalam pot sekalipun karena akar tanaman pisang dapat menyesuaikan dengan kondisi tanah yang didiami.

  1. Batang

Sesuai dengan jenis akar yang terdapat pada tumbuhan ini, jenis batang pun dapat dipengaruhi oleh jenis akar tersebut. Tumbuhan batang pisang memiliki dua jenis batang yaitu batang yang sesungguhnya dan   batang semu.

Pada pangkal batang sesungguhnya terdapat bonggol atau umbi. Sementara  pada batang semu tersebut tersusun bakal pelepah daun yang mencapai ketebalan hingga 50 cm.

  1. Daun

Daun pada tumbuhan pisang berbentuk memanjang yang melekat pada batang. Daun ini memiliki ciri-ciri tersendiri seperti terdapatnya pelepah  pada daun tersebut dan warnanya hijau pekat ketika sudah menua. Jika pelepah tersebut dipotong, terdapatlah tulang daun yang kaya akan serat.

  1. Bunga

Bunga pada tumbuhan pisang biasa dikenal dengan istilah jantung pisang karena berbentuk seperti jantung.

Pada jantung pisang ini dapat ditemui adanya bunga betina pada pangkal dan bunga jantan pada bagian tengah. Bunga jenis ini dapat dikategorikan sebagai bunga sempurna dimana bunga betina dan jantan terdapat pada satu rumah.

  1. Buah

Buah tanaman pisang berbentuk seperti susunan yang rapi menyerupai sisir. Setiap sisir terdiri atas 7 hingga 22 buah pisang. Ukuran buah pisang juga sangat bervariasi tergantung pada jenis-jenis tanaman pisang itu sendiri.

Pada umumnya, pisang tidak memiliki biji atau dapat disebut dengan triploid (3n), namun pada jenis tumbuhan pisang lainnya seperti pisang batu memiliki biji atau yang biasa disebut dengan diploid (2n).

Buah pisang terkenal dengan rasanya yang manis dan kaya akan mineral dan vitamin. Beberapa mineral yang terkandung pada buah pisang tersebut yaitu kalium, kalsium, magnesium, fosfor, dan zat besi. Selain itu, buah pisang juga kaya akan vitamin seperti vitamin C, B6, B kompleks, dan serotonin.

Baca Juga :

Klasifikasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan informasi seputar asal usul tumbuhan terkait seperti tanaman pisang. Pengetahuan mengenai klasifikasi dan morfologi ini membantu memudahkan pengelompokkan dan penelitian pengembangan jenis tanaman pisang.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *