Panduan Lengkap Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Cara Budidaya Tanaman Pepaya – Tanaman pepaya merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang berasal dari Amerika. Tanaman pepaya tersebut memberikan banyak manfaat dan buahnya sangat berkhasiat bagi tubuh.

Panduan Lengkap Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Panduan Lengkap Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Oleh karenanya, banyak yang memilih untuk membudidayakan buah pepaya tersebut apakah itu untuk konsumsi pribadi maupun komersial.

Pada umumnya, terdapat beberapa jenis pepaya yang sering dibudidayakan karena keunggulan dan rasanya yang enak. Pada umumnya, para pelaku budidaya tanaman pepaya di Indonesia  memilih beberapa jenis pepaya seperti pepaya Cibinong, pepaya Hawaii, pepaya Red Lady, pepaya Bangkok, pepaya Arum Bogor, dan pepaya Mas.

Baca Juga :

Varietas Tanaman Pepaya di Indonesia

  • Pepaya Cibinong

Pepaya Cibinong memiliki struktur buah berbentuk panjang dengan ujung yang lancip, namun berukuran kecil pada pangkal buah.

Pepaya jenis ini merupakan pepaya yang memiliki kulit buah berwarna hijau kekuningan yang menandakan buah tersebut sudah siap untuk dipanen dan nantinya buah ini akan berwarna kuning secara keseluruhan.

Permukaan buah pada pepaya cibinong akan terasa kasar dan bobot buah rata-rata mencapai sebesar 2.4 kg.

  • Pepaya hawai

Pepaya hawai atau pepaya solo merupakan varietas buah pepaya yang berukuran kecil. Bobot buah pepaya ini hanya mencapai 0.6 kg.

Jika buah pepaya telah matang akan berwarna kuning secara keseluruhan. Pepaya jenis ini memiliki tekstur daging yang tebal dan terasa segar begitu dimakan.

  • Pepaya Bangkok

Pepaya Bangkok merupakan jenis tanaman pepaya yang berasal dari Bangkok, Thailand. Jenis tanaman ini dikenalkan di Indonesia pada tahun 1970. Struktur buah tanaman pepaya memiliki ukuran yang besar dengan bobot buah seberat 3.4 kg.

  • Pepaya Mas

Jenis pepaya yang satu ini merupakan jenis tanaman pepaya yang menghasilkan buah pepaya dengan permukaan kulit buah yang agak keras sehingga membuat pepaya ini tahan lama.

  • Pepaya Arum Bogor

Jenis tanaman pepaya yang satu ini merupakan tanaman pepaya asli Indonesia yang berasal dari Bogor. Pepaya Arum Bogor memiliki tekstur buah yang lunak dengan ukuran yang mungil dengan ukuran 0.6 kg.

  • Pepaya Red Lady

Jenis pepaya Red Lady merupakan jenis tanaman pepaya yang menghasilkan buah super manis dengan struktur buah yang memanjang dan bewarna merah pada daging buahnya.

Syarat Tumbuh Tanaman Pepaya

Tanaman pepaya dapat dibudidayakan di dataran rendah dengan ketinggian optimal 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut. Tanaman tersebut dapat tumbuh dengaan baik pada tanah yang memiliki pH 6 hingga 7.

Sifat tanaman pepaya sangat mempengaruhi terhadap keberhasilan budidaya. Sifat tersebut dapat diketahui melalui varietas tanaman pepaya.

Cara pembibitan Tanaman Papaya

Bibit buah pepaya berasal dari jenis buah dari tanaman pepaya unggulan. Terdapat beberapa langkah untuk mendapatkan bibit papaya adalah sebagai berikut:

  • Memilih jenis buah pepaya dari berbagai varietas tanaman papaya unggulan, lalu mengambil biji buah tersebut untuk melakukan proses berikutnya yaitu mengeringkan biji buah papaya tersebut di tempat yang minim panas matahari. Setelah biji-biji buah pepay tersebut mengering, lakukan perendaman biji tersebut dengan memanfaatkan larutan POC NASA.
  • Lakukan penanaman benih tanaman papaya pada polybag.
  • Pemindahan bibit pada area tanam dapat dilakukan apabila umur bibit tersebut sudah mencapai dua hingga tiga bulan.

Penanaman bibit

Untuk penanaman bibit pada area budidaya, pastikan bahwa penanaman tersebut memiliki jarak yang sesuai dan cara yang benar dalam hal pemindahan bibit tanaman.

Sebelum melakukan penanaman bibit, campurkan tanah pada area budidaya dengan pupuk kandang sebagai pemberian nutrisi awal bagi tanaman.

Pemeliharaan

Pemeliharaan pada tanaman dapat dilakukan secara rutin guna menghindari perkembangan hama yang tentunya dapat mengganggu dan menghambat pertumbuhan tanaman papaya.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penyiangan, pemberian pupuk secara terjadwal, dan jangan lupa untuk melakukan pengairan tanaman secara rutin.

Selain memberlakukan hal-hal di atas, pastikan bahwa tanaman pepaya budidaya tersebut mendapatkan nutrisi yang tepat dan terjaga.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas buah yang akan dihasilkan nantinya. Untuk menjaga nutrisi tanaman pepaya tersebut, lakukanlah pemupukan secara rutin. Adapun pupuk yang direkomendasikan adalah Urea, SP-36, ZA, dan KCl.

Waktu Panen Buah Pepaya

Tanaman pepaya sudah dapat dipanen buahnya ketika berumur 9 hingga 14 bulan dengan frekuensi panen dalam rentang waktu 10 hari setiap kali pemanenan.

Baca Juga :

Namun, sebelum melakukan pemetikan buah pepaya, pastikan bahwa buah tersebut sudah benar-benar dalam keadaan matang yang sempurna. Kematangan buah pepaya tersebut dapat dilihat dari warna kulit buah yang berubah menjadi kekuningan.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *