Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kangkung

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman KangkungTanaman Kangkung merupakan salahsatu jenis sayuran favorit. Pada mulanya, tanaman ini merupakan tanaman yang tumbuh di India.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kangkung
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kangkung

Namun, seiring perkembangan waktu, tanaman kangkung menjadi sayur primadona di berbagai negara seperti Myanmar, Malaysia, Cina, Australia, Afrika, dan Indonesia tentunya.

Baca Juga :

Sesuai dengan daerahnya, kangkung memiliki bermacam ragam nama seperti di Cina dan wilayah Eropa. Tanaman kangkung memiliki sebutan khusus di Cina yaitu weng cai dan swamp cabbage di Eropa.

Tanaman kangkung merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai sayur dikarenakan khasiatnya yang sangat luar biasa. Beberapa manfaat tanaman kangkung diantaranya adalah mencegah dan mengobati peradangan, menurunkan resiko penyakit kronis seperti penyakit jantung karena kandungan antioksidan dan folat di dalamnya mampu mengeliminasi zat berbahaya bagi tubuh, mengobati anemia karena kandungan zat besi di dalamnya mampu memacu produksi sel darah merah, menjaga dan mengobati penyakit mata karena mengandung vitamin B1, mengatasi segala macam gangguan pencernaan dan peradangan hati karena mengandung protein, dan lainnya.

Manfaat tanaman kangkung tersebut berasal dari kandungan beberapa zat berikut ini dalam kadar konsumsi sejumlah 100 gram.

Komposisi nilai gizi

(1) (2)
Kalori

Protein

Lemak

Karbohidrat

Serat

Kalsium

Fosfor

Zat besi

Natrium

Kalium Vitamin A

Vitamin B1

Vitamin B2

Vitamin C

Niacin

Air

30,00

3,90

0,60

4,40

1,40

71,00

67,00

3,20

49,00

458,00

4825,00

0,09

0,24

59,00

1,30

Cal

gr

gr

gr

gr

mg

mg

mg

mg

mg

S.I

mg

mg

mg

mg

 

29,00

3,00

0,30

5,40

73,00

50,00

2,50

6300,00

0,07

32,00

89,70

Kal

gr

gr

gr

 

mg

mg

mg

 

 

S.I

mg

 

mg

 

gr

Source: digilib.umg.ac.id

Klasifikasi Tanaman Kangkung

Kangkung terbagi ke dalam dua jenis yaitu kangkung darat dan kangkung air. Tanaman kangkung darat tumbuh di area yang kering, sementara itu tanaman kaangkung air memiliki tempat tumbuh di air seperti rawa-rawa maupun di pinggir kolam.  Untuk lebih jelasnya, terdapat klasifikasi berdasarkan taksonomi tanaman kangkung, yaitu:

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliapsida
  • Sub Kelas : Asteridae
  • Ordo : Solanales
  • Famili : Convolvulaceae
  • Genus : Ipomea
  • Spesies  : Ipomoea reptans Poir (Kangkung Darat), Ipom0ea aquatica Forkss (Kangkung Air)

Tanaman kangkung merupakan salah satu tanaman yang berasal dari sub kingdom Tracheobionta yaitu golongan tanaman berpembuluh.

Tanaman ini merupakan tanaman penghasil biji-bijian dan tergolong pada tanaman dicotyledon. Terdapat dua spesies kangkung yaitu kangkung darat dan kangkung air dimana keduanya termasuk dalam klasifikasi famili Convolvulaceae atau kangkung-kangkungan.

Kangkung darat memiliki nama ilmiah Ipomoea reptans Poir, sedangkan tanaman kangkung air memiliki nama ilmiah Ipom0ea aquatica Forkss.

Morfologi Tanaman Kangkung

Tanaman kangkung terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Berdasarkan tempat tumbuhnya, tanaman kangkung memiliki sedikit perbedaan pada sistem morfologinya.

  1. Akar

Tanaman kangkung tumbuh dengan akar tunggang yang disertai dengan tumbuhnya akar-akar halus di sekitar akar utama. Akar pada tanaman kangkung tersebut dapat tumbuh dan berkembang menembus tanah hingga kedalaman 60 sampai 100 cm.

  1. Batang

Tanaman kangkung memiliki struktur batang bulat, berongga, dan beruas-ruas. Batang tanaman kangkung mengandung air meskipun tanaman kangkung tersebut merupakan tanaman kangkung darat.

Pada tanaman kangkung air, pertumbuhan batangnya cenderung menjalar. Sementara itu, pertumbuhan pada tanaman kangkung darat dapat tumbuh tegak layaknya tanaman darat lainnya.

  1. Daun

Tanaman kangkung darat memiliki struktur daun yang panjang dan runcing pada bagian ujung daun. Daun tersebut memiliki warna hijau keputih-putihan.

Berbeda halnya dengan kangkung air yang memiliki struktur daun melebar namun tumpul di bagian ujung daun dengan warna sedikit lebih muda dibandingkan tanaman kangkung darat.

  1. Bunga

Seluruh jenis tanaman kangkung memiliki bunga namun terdapat beberapa perbedaan. Pada tanaman kangkung darat terdapat bunga yang tumbuh berwarna putih hingga merah muda. Sementara pada tanaman kangkung darat, bunga yang tumbuh akan berwarna putih kemerah-merahan.

  1. Buah

Tanaman kangkung memiliki buah, baik pada tanaman kangkung darat maupun kangkung air. Buah kangkung berbentuk bulat kecil berukuran hanya sekitar 10 mm dan di dalamnya terdapat butiran biji dimana setiap buah memiliki tiga butir biji. Buah tersebut berwarna hijau dan akan berwarna hitam apabila sudah menua dan umurnya juga tidak bertahan lama.

  1. Biji

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa tanaman kangkung memiliki biji yang melekat pada buahnya. Biji tersebut bewarna coklat kehitaman dengan bentuk segi-segi ataupun oval.

Baca Juga :

Biji tanaman kangkung tergolong ke dalam klasifikasi dicotyledonae dan berfungsi sebagai alat perkembangbiakan secara generatif bagi tanaman kangkung darat.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *