Pengertian, Jenis jenis dan Hak Takjil

Diposting pada

Pengertian, Jenis jenis dan Hak Takjil – Ketika sudah tiba bulan romadon, semua umat islam bersuka cita.

Pengertian, Jenis jenis dan Hak Takjil
Pengertian, Jenis jenis dan Hak Takjil

Karena dibulan dimana umat islam disyariatkan untuk berpuasa sebulan penuh ini, ada berbagai aktifitas menyenangkan nan indah seperti tadarrus, saling membantu tukar menukar menu buka puasa, makan sahur bersama keluarga hingga jalan jalan menjelang buka puasa yang disebut ngabuburit pun menjadi aktifitas yang ditunggu tunggu masyarakat.

Selain apa yang kami sebutkan diatas, juga muncul satu istilah yang viral dan menjadi kesepakatan yaitu takjil. Pertanyannya adalah apakah takjil tersebut? Baca Juga :

Nah, pada artikel berikut ini kami akan menjelaskan tentang takjil yang kami coba ulas dari pengertiannya, jenis jenis takjil hingga siapa saja yang berhak menerima takjil.

Semoga artikel ini semakin meningkatkan gairah kita ketika sudah memasuki bulan romadon.

PENGERTIAN TAKJIL

Menurut bahasa arab takjil atau ta’jil memiliki arti segera berbuka puasa ketika adzan mangrib berkumandang.

Sunahnya adalah makan makanan kecil yang manis dan bukan mengkonsumsi makanan berat seperti soto, nasi, bubur dan lain lain.

Biasanya ketika menyegerakan berbuka, nabi mengkonsumsi tiga butir kurma.

Dan sunah ini ternyata sudah banyak yang dilakukan oleh umat sekalipun masih banyak pula umat yang makan makanan berat saat berbuka puasa. Jadi dari narasi diatas sudah jelas kalau ta’jil adalah perintah nabi untuk segera berbuka dengan yang manis atau kurma dan jangan ditunda tunda.

Nah, kini, pengertian takjil diatas sudah bergeser menjadi semua makanan yang dikonsumsi saat berbuka disebut takjil.  Bahkan di Indonesia ketika kita mencari takjil yang disodorkan adalah minuman seperti es kolak, es buah, sampai makanan berat seperti sate ayam, lalapan hingga nasi goreng dan bubur rujak.

Padahal kalau kita perhatikan istilah takjil dengan hubungannya pada sunah nabi, terdapat banyak manfaat termasuk manfaat kesehatan.

Apa jadinya ketika seharian perut kosong langsung disodorkan makanan berat. Bisa bisa perut kaget, lambung kembung dan penyakit yang datang.

JENIS JENIS TAKJIL

Nah, mengikuti pengertian takjil dalam etimologi bahasa Indonesia yaitu makanan yang dikonsumsi saat berbuka puasa, maka berikut ini kami list jenis jenis takjil sesuai sunnah dan sesuai kelaziman di lingkungan masyarakat lengkap dengan manfaatnya.

  1. Kurma

Kurma adalah makanan khas dari khazanah arab yang berasa manis. Makanan ini cepat menghilangkan lapar serta kandungannya bagus untuk pencernaan dan netralisasi asam lambung. Jadi wajar kalau nabi men sunnahkan berbuka puasa dengan kurma.

  1. Susu

Minum segelas susu merupakan sunah nabi ketika berbuka. Dan dari penelitian ditemukan fakta kalau minum segelas susu murni saat berbuka bisa mengembalikan stamina serta membantu proses kerja metabolisme tubuh tetap teratur sekalipun seharian tidak memasukkan makanan ke dalam perut yang seharusnya dikala itu, kerja metabolisme mengalami peradikalan yang ekstrim.

  1. Roti

Salah satu makanan berat yang boleh dikonsumsi pasca berbuka puasa adalah roti. Nabi kita nabi Muhammad Sallahu alaihi wasallam pun mengkonsumsi sepotong roti kering ketika berbuka.

Sedangkan manfaatnya juga cukup besar. Salah satunya adalah meningkatkan energi dan yang terpenting adalah langsung menetralisir bakteri di dalam mulut akibat berpuasa.

Selain menu takjil yang telah disunahkan nabi diatas, ternyata ada beberapa menu takjil yang disepakati oleh kelaziman masyarakat. Berikut ini listnya.

  1. Kolak

kolak adalah makanan berkuah berasa manis yang bahannya berupa ubi, ketela dan pisang yang biasanya disuguhkan dalam keadaan hangat

  1. As Buah

Es buah adalah minuman yang didalamnya berisi aneka macam buah buahan. Manfaatnya cukup baik yaitu untuk menjaga pasokan vitamin tetap ideal sehingga tubuh tidak mudah sakit dan senantiasa berstamina

  1. Bubur Panas

jenis jenis takjil yang sesuai kelaziman masyarakat yang terakhir adalah bubur. Bubur adalah makanan berbahan beras yang biasanya disuguhkan dalam keadaan hangat atau panas.

Takjil ini lazim dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat di jawa apalagi di jawa timur, yang seakan tidak ngeh berbuka tanpa bubur. Baik itu bubur rujak, bubur kuah dan yang lain lain.

HAK TAKJIL

Semua umat islam merasa kalau indahnya berpuasa adalah saat berbuka. Nabi juga mengisyaratkan dalam hadistnya kalau kebanggaan dan kegembiraan orang berpuasa adalah ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan tuhannya.

Dan uniknya salah satu kegembiraan umat menjelang berbuka adalah berburu takjil. Terkadang umat islam yang memiliki takjil ingin berbagi dengan orang lain.

Sehingga di masjid masjid ada buka bersama, di jalan jalan ada takjil gratis hingga tukar menukar takjil dengan tetangga.

Akan tetapi, tukar menukar takjil ini tidak wajib seperti zakat. Tetapi melainkan respon sendiri dari masyarakat untuk berbagi. (Baca Juga : Pengertian Zakat)

Sehingga kita boleh memberikan takjil kepada siapapun terutama bagi orang yang sedang berpuasa. Nah, biar lebih jelas, kami list saja hak takjil tersebut.

  1. Orang yang sedang dalam perjalanan
  2. Orang yang sedang berpuasa
  3. Orang yang tidak mampu membeli takjil
  4. Orang yang itikaf di masjid
  5. Kerabat dan tetangga dekat
  6. Non muslim terdekat

Itulah pengertian takjil, jenis dan orang yang berhak menerimanya. Silahkan jadikan artikel ini sebagai wawasan kita untuk meningkatkan rasa cinta kepada bulan romadon yang efeknya akan membuat kita semakin rindu dengan bulan penuh faidah ini.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *