Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Apel

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Apel – Seperti tanaman lainnya, tanaman apel juga rentan terhadap serangan berbagai hama dan penyakit, terlebih lagi karena tanaman apel memiliki buah yang manis dan segar.

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Apel

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Apel

Jika hama dan penyakit ini tidak dikendalikan, bukan hanya dapat mengurangi produktivitas tanaman apel Anda, tapi juga dapat beresiko menyebabkan kematian tanaman apel Anda.

Namun jangan khawatir, terdapat 4 cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman apel Anda.

Optimasi budidaya tanaman apel

Untuk mencegah munculnya hama dan penyakit pada tanaman apel, maka Anda dapat melakukan optimasi ketika melakukan budidaya tanaman apel.

Optimasi dapat dilakukan dengan menggunakan bibit varietas unggul yang tahan terhadap hama dan penyakit, pemupukan secara berkala dengan komposisi yang tepat, penyiraman tanaman apel secara rutin, serta pemberian jarak yang cukup antara tanaman yang satu dengan tanaman yang lain.

Selain itu, Anda juga harus menjamin terjaganya kebersihan kebun Anda. Bersihkan daun-daun berguguran atau sarang hama yang mungkin ada di kebun Anda. Dengan begitu, hama pun akan sulit untuk berkembangbiak.

Pengendalian hama dan penyakit dengan cara fisik dan mekanik

Jika hama atau penyakit sudah terlanjur menyerang tanaman apel Anda, maka Anda bisa coba memanfaatkan metode fisik atau mekanik untuk memberantas hama dan penyakit tersebut, diantaranya dengan memangkas bagian tumbuhan yang terinfeksi atau menggunakan perangkap untuk menangkap hama seperti tikus atau burung.

Pengendalian hama secara hayati

Jika cara fisik atau mekanik belum berhasil, maka Anda dapat mencoba pegendalian hama dengan penggunaan musuh alami. Misalnya, dengan mengembakbiakan predator atau patogen yang dapat memakan hama yang menyerang tanaman apel Anda.

Pengendalian hama jenis ini membutuhkan kesabaran dan strategi yang terencana. Jangan sampai musuh alami dari hama yang menyerang tanaman apel Anda ternyata malah ikut merusak tanaman Anda.

Pengendalian hama dan penyakit secara kimiawi

Pengendalian hama jenis ini termasuk mudah dan efektif, namun bisa memberikan dampak buruk bagi lingkungan maupun kesehatan Anda dan orang-orang di sekitar Anda karena menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin meninggalkan residu di udara maupun buah apel.

Kutu hijau sebagai salah satu hama yang sering menyerang tanaman apel dapat dibasmi dengan menyemprotkan Supracide 40 EC setiap 2 minggu sekali atau Convidor 200 SL setiap 10 hari sekali. Penyemprotan harus dilakukan dari atas ke bawah tanaman apel Anda.

Selain itu, terdapat juga hama tungau. Tungau akan menyebabkan bercak kuning pada daun tanaman apel Anda. Untuk pengendalian hama jenis ini, Anda dapat menyemprotkan Akarisida Omite 570 EC setiap 2 minggu sekali.

Apabila Anda melihat perubahan bentuk pada daun tanaman apel Anda berupa menggulungnya kedua sisi daun ke atas, maka Anda perlu mewaspadai infeksi dari hama trips. Hama jenis ini dapat dibasmi dengan menyemprotkan insektisida Lannate 25 WP atau Lebaycid 550 EC pada tanaman apel Anda yang sedang berbuah atau berbunga.

Ulat daun juga merupakan salah satu hama yang dapat menyerang tanaman apel Anda, menimbulkan lubang-lubang pada daun apel. Anda dapat menyemprotkan Tamaron 200 LC atau  Nuvacron 20 SCW pada tanaman apel Anda untuk mencegah berkembangbiaknya hama jenis ini.

Selain ulat daun, ada juga ulat daun hitam yang bisa memberikan kerusakan yang lebih parah pada tanaman apel Anda dibanding ulat daun biasa. Pengendalian hama jenis ini dilakukan dengan menyemprotkan insektisida Matador 25 EC atau Nuvacron 20 SCW.

Timbulnya benjolan pada buah apel bisa jadi merupakan tanda adanya serangan hama lalat buah. Untuk hama jenis ini, Anda dapat menyemprotkan insektisida Lebacyd 550 EC atau memasang perangkap yang disemprotkan Metil eugenol.

Selain hama, tanaman apel Anda juga mungkin terserang berbagai penyakit, diantaranya penyakit bercak daun dengan ciri-ciri munculnya bercak putih tidak teratur pada daun tanaman apel, hingga menyebabkan gugurnya daun-daun tersebut. Pengendalian kimiawi yang dapat Anda lakukan adalah dengan menyemprotkan fungisida Agrisan 60 WP atau Delseme MX setiap 7 hari sekali selama 4 minggu lamanya.

Penyakit lain yang harus Anda waspadai adalah penyakit embun tepung. Penyakit jenis ini dapat menyebabkan kerdilnya tanaman apel Anda, serta tidak bisa menghasilkan buah. Untuk membasmi penyakit ini, Anda perlu menyemprotkan fungisida Afugan 300 EC atau Nimrod 250 EC setiap 5 hari sekali hingga umur tanaman apel Anda sudah mencapai 4-5 minggu.

Hama dan penyakit tanaman buah lainnya :

Itu dia 4 cara mudah untuk mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel Anda. Anda dapat menggunakan kombinasi dari keempat cara tersebut untuk memperoleh hasil yang optimal. Bagaimana, mudah bukan?

Jangan sampai tanaman apel Anda terjangkit hama dan penyakit berkepanjangan karena akan semakin sulit untuk membasmi parasit tersebut.

Baca Juga : Klasifikasi Tanaman Apel

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *