Pengertian dan Sistem Reproduksi Manusia Laki-laki dan Perempuan

Pengertian dan Sistem Reproduksi Manusia Laki-laki dan Perempuan – Reproduksi ialah proses dimana sel dan organisme menghasilkan sel dan organisme lain dari jenis yang sama. Reproduksi sel biasanya melibatkan pembagian sel menjadi dua bagian identik dengan cara mitosis atau menjadi empat bagian yang berbeda dengan meiosis. (Baca Juga : Pengertian Meiosis)

Reproduksi organisme oleh penyatuan sel reproduksi pria dan wanita (gamet) disebut reproduksi seksual. Sebagian besar hewan multisel bereproduksi secara seksual, termasuk manusia. Reproduksi manusia sangat penting untuk kelanjutan spesies manusia.

Manusia bereproduksi secara seksual dengan menyatukan sel kelamin wanita dan pria. Meskipun sistem reproduksi pria dan wanita berbeda, mereka terstruktur untuk berfungsi bersama untuk mencapai pembuahan.

Baca Juga :

Hal ini telah menjadi ciri semua makhluk hidup bahwa semua makhluk hidup akan menghasilkan keturunan begitu pula manusia. Jika manusia tergolong sebagai mamalia, maka dapat dikatakan dari sudut pandang biologis bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peran yang sama dengan mamalia lainnya.

Pekerjaan laki-laki adalah memproduksi sel sperma dan mengantarkannya ke saluran reproduksi wanita. Pekerjaan perempuan ialah menghasilkan sel telur, menerima sperma, dan menyuburkan embrio yang tumbuh di dalam dirinya. Dia juga harus melahirkan dan memproduksi ASI untuk anak-anaknya selama tahun-tahun awal kelahiran.

Tak seperti mamalia lainnya, manusia bukan sekedar makhluk yang hanya mengandalkan insting saja dalam melakukan reproduksi. Manusia memiliki kecerdasan dan kemampuan untuk melakukan apa yang diinginkan. Manusia telah menemukan budaya dan peradaban, serta telah membuat aturan dan nilai sosial.

Manusia adalah satu-satunya yang dapat memilih untuk tidak mereproduksi. Jadi meskipun jutaan tahun evolusi dan adaptasi yang dilakukan oleh ribuan generasi untuk menghasilkan keturunan, beberapa orang dapat memutuskan untuk tidak bereproduksi dan oleh karena itu tidak meneruskan warisan genetisnya.

Meskipun manusia sangat dipengaruhi oleh susunan biologis, tapi tidak dipaksa untuk melakukan reproduksi seperti hewan lainnya.

Sistem Reproduksi Manusia Laki-laki

Sistem Reproduksi Manusia Laki-laki

Sistem Reproduksi Manusia Laki-laki

Sistem reproduksi pada laki-laki mengandung bagian-bagian ini:

1). Kelenjar

2). Saluran sperma

  • Sperma berjalan melewati saluran sperma dan bercampur dengan cairan yang diproduksi oleh kelenjar. B
  • Cairan memberikan sel sperma nutrisi.
  • Campuran sperma dan cairan disebut air mani.

3). Uretra

Uretra ialah tabung di dalam penis yang dapat membawa air kencing atau air mani. Sebuah cincin otot yang memastikan bahwa air kencing dan air mani tidak akan bercampur.

4). Penis

Penis memiliki dua fungsi yaitu:

  • Mengeluarkan kencing
  • Mengeluarkan air mani

5). Testis

Kedua testis terkandung dalam kantong kulit yang disebut skrotum. Testis memiliki dua fungsi yaitu:

  • Menghasilkan jutaan gamet jantan (sel kelamin) yang disebut sperma
  • Membuat hormon seks laki-laki, yang mempengaruhi cara tubuh laki-laki berkembang

Sistem Reproduksi Manusia Perempuan

Sistem Reproduksi Manusia Perempuan

Sistem Reproduksi Manusia Perempuan

Sistem reproduksi pada perempuan mengandung bagian-bagian ini yaitu:

a). Ovarium

  1. Ovarium mengandung ratusan gamet betina yang belum berkembang (sel kelamin). Ini disebut ovum atau sel telur.
  2. Perempuan memiliki sel-sel ini dalam tubuh mereka sejak lahir, sedangkan laki-laki menghasilkan sperma baru secara terus-menerus

b). Oviduk

  1. Setiap ovarium terhubung ke uterus melalui saluran telur. Saluran telur dikenal dengan istilah lain tuba fallopi atau tabung telur.
  2. Saluran telur dilapisi dengan silia yang merupakan rambut kecil pada sel.
  3. Setiap bulan telur berkembang menjadi matang dan dilepaskan dari ovarium.
  4. Silia menyumbat telur di sepanjang saluran telur dan masuk ke rahim.

c). Uterus

Uterus atau biasa dikenal sebagai rahim, adalah kantong berotot dengan lapisan lembut. Rahim ialah tempat bayi berkembang sampai kelahirannya.

d). Leher rahim

Leher rahim adalah cincin otot di ujung bawah uterus. Leher rahim membuat bayi tetap bertahan dalam rahim dalam waktu kehamilan. (Baca Juga : Ciri Orang Hamil)

e). Vagina

Vagina adalah tabung berotot yang mengarah dari leher rahim ke luar tubuh perempuan. Penis laki-laki masuk ke vagina wanita selama hubungan seksual.

Sistem reproduksi perempuan mencakup siklus peristiwa yang disebut siklus menstruasi. Hal ini bisa berlangsung sekitar 28 hari, tetapi perempuan bisa mengalaminya kurang atau lebih dari hari-hari tersebut. Siklus ini berhenti saat hamil.

Permulaan siklus, hari pertama, adalah ketika pendarahan dari vagina dimulai. Ini disebabkan oleh hilangnya lapisan rahim dengan sedikit darah. Ini disebut menstruasi.

Pada akhir hari kelima, peristiwa hilangnya darah berhenti. Lapisan rahim mulai tumbuh kembali dan sel telur mulai matang di salah satu indung telur.

Baca Juga :

Pada hari ke-14, sel telur yang sudah matang dilepas dari indung telur. Hal ini disebut ovulasi. Sel telur berjalan melalui saluran telur menuju rahim. Jika sel telur tidak bertemu dengan sel sperma di saluran telur, lapisan rahim mulai memecah dan siklus berulang.

Proses Fertilisasi terjadi jika sel telur bertemu dan bergabung dengan sel sperma di saluran telur. Telur yang dibuahi menempel pada lapisan rahim. Perempuan pun mengalami kehamilan, dan dinding rahim tidak rusak dan menstruasi tidak terjadi.

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..